Ruang Tahanan Polda NTB

gerbangindonesia.co.id, Mataram- Penyidik Polda NTB memeriksa rekaman “Closed Circuit Television (CCTV) di gedung Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, menyusul kaburnya Dorfin Felix (35), tahanan narkoba asal Prancis, pada Minggu (20/1) malam.

“Kemarin sudah dibuka (rekaman CCTV), tapi itu yang menghadap ke lorong tahanan,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol I Komang Suartana di Mataram, Selasa.

Dia mengatakan hasil pemeriksaan sementara dari rekaman CCTV tersebut diketahui bahwa tahanan yang menyelundupkan narkoba senilai Rp3,2 miliar ini masih terlihat berada di rumah tahanan (rutan).

“Hari Minggu (20/1), saat senam pagi, dia masih ada, di lorong dia ada, tapi cuma sampai situ,” ujarnya.

Terkait aktivitasnya selama di dalam kamar tahanan, Suartana mengungkapkan pihaknya belum bisa menyelidiki hal tersebut, karena CCTV hanya terpasang di lorong tahanan.

“Jadi, yang menghadap ke kamarnya itu tidak ada, tidak boleh CCTV menghadap ke sana. Begitu juga yang ada di belakang gedung, itu tidak terpasang,” ujarnya.

Meski demikian dia menjelaskan bahwa penyelidikan terkait modus pelarian Dorfin yang terkesan janggal melalui jeruji baja jendela kamar tahanan ini masih terus dilakukan.

“Itulah makanya semua masih dicari, apa yang dia gunakan potong jeruji itu, benar atau tidak, kita masih cari alat buktinya,” ucapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here