Gerbang.co.id, Mataram- Walikota Mataram H. Ahyar Abduh meresmikan Kampung PLN Banget yang berada di Gang Garuda, Lingkungan Peresak Tempit, Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Jumat pagi (13/12).

Acara peresmian tersebut turut dihadiri oleh Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mataram Doni Gustiarsyah, Jajaran Asisten Pemerintahan Kota Mataram, Pimpinan Yayasan Tangan Berbagi, Pimpinan Perangkat Daerah (PD) Lingkup Kota Mataram, serta Camat dan Lurah se-Kota Mataram.

Pembangunan Kampung PLN banget ini bertujuan untuk meningkatkan hubungan baik antara PLN dan masyarakat, menghadirkan PLN sebagai sahabat untuk menerangi masyarakat, memberikan pesan-pesan tentang PLN kepada masyarakat, sebagai media PLN untuk berbagi informasi positif kepada masyarakat, meningkatkan keindahan lingkungan, memainkan kembali semangat gotong royong masyarakat, dan memacu peningkatan ekonomi masyarakat.

Memiliki panjang sekitar 168 meter, Kampung PLN banget dikerjakan mulai dari tanggal 15 November 2019 sampai tanggal 9 Desember 2019, dengan pekerjaan mulai dari survey lokasi,diskusi dengan masyarakat sekitar, mengecatan serta pembuatan mural.

Walikota Mataram H. Ahyar Abduh dalam sambutannya mengatakan bahwa PLN sebagai pelayan masyarakat untuk menerangi Kota Mataram.

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Mataram Doni Gustiarsyah dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program Bina Lingkungan PLN UP3 Mataram yang bekerjasama dengan Yayasan Tangan Berbagi, dengan harapan bisa saling memberikan timbal balik kepada masyarakat di Lingkungan khususnya di Ampenan.

“Kenapa kami memilih lingkungan Peresak Tempit Gang Garuda, karena masyarakat di lingkungan tersebut tidak pernah menunggak membayar listrik dan juga tidak ada pemasangan-pemasangan illegal.” terangnya.

Sementara itu, Walikota Mataram H. Ahyar Abduh dalam sambutannya mengatakan bahwa PLN sebagai pelayan masyarakat untuk menerangi Kota Mataram.

“Kalau dia mati sebentar sudah ribut kita, banyak sekali akibat-akibatnya, itulah pentingnya PLN”, Ucapnya. Karena itu menurut Ahyar, Pemerintah Kota Mataram sangat memberikan perhatian, bersinergi terus dengan pihak PLN.” kata Ahyar.

Berbicara masalah penerangan jalan umum, Ahyar menyebutkan pada tahun 2010 yang lalu baru 4000 titik lampu. Menurutnya di Kota Mataram paling tidak dibutuhkan sekitar 15.000 titik lampu.

“Sampai tahun 2019 ini, kira-kira baru ada 10.000 titik lampu sehingga masih butuh sekitar 5.000 titik lampu lagi.” jelasnya.

Ahyar kemudian mengucapkan terima kasih kepada PLN yang sudah membangun, memperindah, dan mempercantik Lingkungan Peresak Tempit, Kelurahan Ampenan Tengah, Gang Garuda.

“Saya sangat berterima kasih kepada PLN dan kita harapkan ini akan menjadi contoh dan akan menularkan kepada lingkungan-lingkungan yang lain, juga tentu kita berharap tidak hanya PLN tetapi BUMN, BUMD, Perusahaan-perusahaan lain juga untuk memberikan sebagian CSR nya bagi pembinaan-pembinaan di lingkungan kita di Kota Mataram,” harapnya. (Dewi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here