GerbangIndonesia, Loteng – Kegiatan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke XXVI di Kabupaten Lombok Tengah akhirnya dibuka, Rabu (8/7).

Bedanya, tahun ini STQ yang dilaksanakan tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya. Pelaksanaannya tahun ini dikonsep minimalis.

Beberapa kegiatan inti, seperti pawai taaruf, hiburan musik islami dan sejumlah kegiatan lainnya ditiadakan oleh panitia.

Hal itu tidak lain karena kondisi pandemi Covid-19 yang masih terus menyebar secara masif di beberapa wilayah. Tentunya juga tekanan dari Polda NTB yang tidak membolehkan adanya kegiatan yang melibatkan banyak orang berkumpul di satu lokasi secara bersamaan guna mencegah penyebaran virus itu.

Wakil Bupati Lombok Tengah, HL Pathul Bahri mengatakan, meskipun STQ tahun ini tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya, tetapi semangat untuk membumikan Al-Quran di Lombok Tengah tidak berkurang sama sekali.

“Yang hadir (peserta, Red) saat ini adalah generasi Qurani yang saya yakin karena doa merekalah Lombok Tengah bisa maju seperti sekarang ini,” katanya.

Lebih jauh, dia menekankan kepada segenap dewan hakam untuk melakukan penjurian dengan seadil-adilnya karena hasil STQ kali ini akan menjadi utusan Lombok Tengah ke tingkat yang lebih tinggi.

“Semoga Allah menurunkan berkah-Nya yang melimpah asbab kegiatan ini dan semoga juga peserta dari Lombok Tengah bisa nantinya masuk tingkat Nasional bahkan Internasional,” harapnya.

Sementara itu, dalam laporannya, Ketua Panitia, H Ridwan Makruf menjelaskan, pelaksanaan kali ini tidak menggunakan konsep seperti biasa.

“Pelaksanaannya juga di empat tempat tepat antara lain Tilawah anak-anak dan dewasa di arena utama yaitu Bencingah, tahfidz 1 dan 10 Juz di SMPN 2 Praya, tahfidz 5 Juz dan 20 Juz di SMP 1 Praya serta tahfidz 30 juz dan tafsir bahasa Arab di Masjid Agung,” jelasnya.

Dijelaskan, pelaksanaan kali ini juga tidak akan dilaksanakan pada malam hari untuk menghindari kerumunan massa.

“Kita hindari kerumunan massa makanya tidak kita laksanakan malam hari,” sambungnya.

Untuk pelaksanaan, lanjut dia menjelaskan, akan dilaksanakan selama 5 hari dengan estimasi masing-masing 4 kecamatan per harinya. Sementara final dilaksanakan pada hari keempat dan pengumuman di hari kelima yaitu hari Minggu, 12 Juli mendatang.

“Official dan peserta juga tidak kita inapkan pada pelaksanaan kali ini, semuanya pakai sistem bolak balik,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakan, pada awalnya pelaksanaan kegiatan ini ditempatkan di Kecamatan Praya Timur pada 3 Maret lalu. Hanya saja karena terkendala penyebaran virus Corona yang semakin besar waktu itu, maka pelaksanaan ditunda.

“Kali ini mau tidak mau harus kita laksanakan karena kalau tidak maka kita tidak akan bisa mengikuti kegiatan di tingkat Provinsi,” tukasnya.

Sebagai informasi, untuk pengukuhan dewan hakam juga dilaksanakan dengan cara perwakilan. Antara lain koordinator dan sekretaris, ketua majelis 4 orang mewakili pengawasan perhakiman 1 orang sehingga berjumlah 7 orang dari puluhan orang yang akan bertugas.

Pengukuhan sendiri langsung dilakukan oleh Wakil Bupati Lombok Tengah, HL Pathul Bahri yang sekaligus sebagai Ketua LPTQ Lombok Tengah.

STQ XXVI kali ini dibuka oleh Kepala Kemenag Lombok Tengah, H.Jalalussayuti bersama Asisten III Setda Lombok Tengah, HL. Idham Khalid. (gi05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here