GerbangIndonesia, Mataram – Tim Sus Polda NTB melakukan penangkapan terhadap pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Kampung Melayu Bangsal, Kelurahan Ampenan Tengah, Kamis (27/8) sekitar pukul 15.15 Wita. Kedua tersangka tersebut berinisial LS, Perempuan, asal Ampenan berusia 25 tahun dan AR, Laki-laki, asal Ampenan berusia 26 tahun.

Bersama kedua tersangka petugas mengamankan barang bukti hasil penggeledahan di pekarangan rumah dan kamar tersangka berupa 2 bungkus plastik sedang yang berisikan sabu dengan berat bruto 5,19 gram dan 0,65 gram, 2 bungkus klip kecil yang di duga Narkotika jenis sabu dengan berat Bruto 0,32 gram. Setelah peneuluran kembali ditemukan 0,31 gram, 1 buah KTP dan foto copy KTP pelaku, 1 unit HP jenis Samsung warna biru, 1 unit HP kecil Nokia warna putih, 1 unit ATM BRI, 1 unit dompet Kecil warna hitam biru dengan isi plastik klip, 1 unit skop, 1 buah kaca dengan sisa isi bekas.

 Sedangkan barang bukti lain yang berhasil diamankan petugas di pekarangan tetangga pelaku berupa 1 dompet kecil warna hitam corak putih dengan isi plastik klip dan 1 bungkus sedang yang diduga Narkotika jenis sabu dengan berat bruto 5,39 gram.

“Total barang bukti yang di duga Narkoba jenis sabu dengan berat bruto 11,86 gram,” ujar Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto.

Adapun kronokogisnya, Kamis (27/8) sekitar pukul 15.15 Wita bertempat di Gang Kakap Melayu Bangsal, Ampenan Tengah Tim Sus yang dipimpin Kanit I Subdit III Ditrrsnarkoba Polda NTB, AKP I Made Yogi Purusa Utama melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap rumah terduga pelaku. Pada saat di laksanakan penggeledahan rumah dalam keadaan tertutup dan terkunci, sedangkan tersangka LS beserta ibu dan kakaknya berada di dalam rumah. Kemudian tim melihat lewat jendela depan, terduga pelaku mengambil bungkusan di dalam kamar dan berlari ke belakang rumah, kemudian tim melaksanakan pendobrakan dan pengejaran terhadap pelaku. Setelah pelaku ditangkap dan berhasil diamankan barang bukti 2 bungkus sedang yang di duga Narkotika jenis sabu.

Pukul 15.30 Wita tim melanjutkan penggeledahan di dalam rumah pelaku dan menemukan barang bukti 2 poket kecil yang berada di bawah kasur kamar kedua. Kemudian Tim mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti ke Kantor Ditresnarkoba Polda NTB untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Terhadap kedua tersangka penyidik menjeratnya dengan Pasal 114 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 Tentang menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara Narkotika Golongan I diancam pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

Kemudian Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 TAHUN 2009 Tentang Narkotika memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman melebihi, diancam pidana penjara paling singkat 4 tahun. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here