Cuaca Buruk Sebabkan Pelabuhan di NTB Berlakukan Sistim Buka Tutup

0
70

Gerbang.co.id, Mataram – Kondisi cuaca buruk beberapa hari ini membuat Dinas Perhubungan Provinsi NTB memberlakukan sistem buka tutup terhadap pengoperasian pelabuhan yang ada di wilayahnya.

“Penerapan sistem buka tutup harus dilakukan agar aktivitas penyebrangan tetap berjalan normal di tengah kondisi cuaca buruk yang melanda perairan NTB akhir-akhir ini,” kata Kepala Dinas Perhubungan NTB, HL Bayu Windia, Selasa (7/1) di Mataram.

Bayu menyebut bahwa sampai saat ini aktivitas penyebrangan masih berjalan normal. Namun dengan kondisi cuaca yang kurang bersahabat yang melanda perairan NTB maka pihaknya pun harus menerapkan sistem buka tutup.

“Sistim buka tutup dilakukan bertujuan agar aktivitas penyebrangan melalui jalur laut sehingga tidak mengakibatkan terjadinya penumpukan penumpang dan barang,” jelasnya.

“Penerapan sistem buka tutup harus dilakukan agar aktivitas penyebrangan tetap berjalan normal di tengah kondisi cuaca buruk yang melanda perairan NTB akhir-akhir ini,” kata Kepala Dinas Perhubungan NTB, HL Bayu Windia, Selasa (7/1) di Mataram.

Bayu menyebut, meski aktivitas penyebrangan di seluruh pelabuhan tetap beraktivitas normal namun tetap mengacu pada himbauan yang dikeluarkan oleh BMKG sebab dari himbauan yang dikeluarkan tersebut aktivitas di pelabuhan bisa berjalan.

Seperti diketahui BMKG telah mengeluarkan peringatan dini sejak 29 November 2019 yang menyebut berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang di sebagian wilayah Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa Barat, Sumbawa, Kota Bima, Bima dan Dompu pada siang hingga malam hari.

BMKG juga mengimbau mewaspadai tinggi gelombang yang mencapai 2 meter di selat Lombok bagian Utara dan selat Lombok bagian Selatan, selat Alas bagian Utara dan selat Alas Selatan. Perairan utara Sumbawa, samudera hindia, selatan NTB selat Sape bagian utara dan Selatan. (Yati)

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here