Demo Penolakan UU Omnibus Law Lupakan Physical Distancing

0
32
Share Post



GerbangIndonesia, Mataram – Ribuan peserta aksi dari kalangan buruh dan mahasiswa yang menuntut dibatalkannya pembahasan Omnibus Law di depan gedung DPRD NTB tak menerapkan protokol kesehatan. Padahal, demonstrasi itu digelar di masa pandemi Covid-19.

Berdasarkan pantauan GerbangIndonesia di lokasi, tampak sejumlah massa yang jumlahnya diperkirakan ratusan orang saling berhimpitan dan berkerumun dalam menyampaikan aspirasinya.

Tak ada penerapan jaga jarak atau physical distancing yang dilakukan para pendemo yang mayoritas terlihat menggunakan masker.

Sesekali terdengar koordinator lapangan menyerukan agar peserta aksi menerapkan physical distancing, namun hal itu seakan tidak didengar massa.

“Tolong jaga jaraknya tolong,”¬†kata salah satu koordinator aksi.

Hingga kini massa masih berkumpul dan berkerumun di depan Gedung DPRD NTB. Mereka berorasi dari pagi hari sampai sore hari, hingga akhirnya Ketua DPRD NTB, Hj. Baiq Isvie Rupaeda keluar menemui massa aksi dan menandatangani surat aspirasi massa ke DPR RI dan Presiden RI. (*)

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here