Share Post

Kabar Baik, Pemprov Gratiskan Rapid Test untuk Pelajar dan Mahasiswa

Share Post

GerbangIndonesia, Mataram – Pemprov NTB membebaskan biaya rapid test untuk para pelajar dan mahasiswa yang akan belajar keluar daerah. Pembebasan biaya ini sebagai salah satu upaya pencegahan Covid-19 serta memudahkan para pelajar untuk melanjutkan pendidikannya.
Hal itu dikatakan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah kepada media Senin (29/6) di Kantor Bappeda NTB.

Ia mengatakan, aturan pemerintah yang mengharuskan masyarakat untuk melakukan rapid tes atau swab sebelum berpergian sebagai salah satu langkah untuk mencegah penularan virus. Sementara terkait dengan biaya yang cukup mahal, hal ini dimaksudkan agar masyarakat enggan untuk berpergian pada masa pandemi ini. Sehingga aktifitas masyarakat diluar bisa diminimalisir.

“Memang tentu adanya rapid tes itu dalam rangka kita untuk meminimalisir mobilitas. Karena sekarang virus ini hanya bisa dikurangi dengan minimnya mobilitas,” katanya.

Ditambahkan Bang Zul, masuknya tahun ajaran baru tahun 2020-2021 ini, banyak pelajar yang akan melanjutkan pendidikanya ke luar daerah. Dengan demikian, pemerintah daerah membebaskan biaya rapid tes ini untuk bisa mempermudah para pelajar.

“Sebenarnya yang kemarin itu jangan dimaknai ada biaya mahal untuk jual rapid tes. Tapi bagaimana orang menjadi sungkan atau enggan ke luar rumah. Tapi karena banyak pelajar-pelajar harus keluar daerah, kita putuskan gratis untuk pelajar,” tegasnya lagi.

Pembebasan biaya ini juga harus diterapkan oleh kabupaten/kota di NTB. Hal ini berdasarkan surat edaran Gubernur NTB tentang pembebasan biaya rapid tes Covid-19 di Provinsi NTB. Dalam surat tersebut, Pemprov memberikan pembebasan biaya rapid tes Covid-19 untuk pelajar, santri dan mahasiswa yang belajar ke luar daerah. Waktu pelaksanaan disesuaikan dengan jadwal yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Selain itu, syarat untuk bisa mendapatkan pembebasan biaya rapid tes dengan membawa kartu pelajar. Sementara untuk pemeriksaan, akan dilakukan secara berkelompok baik pelajar, santri dan mahasiswa yang dikoordinir oleh perwakilan masing-masing sekolah maupun universitas. Rapid tes ini dilakukan di fasilitas kesehatan pada masing-masing kabupaten/kota. (gi02)

Recent Articles

Perseteruan BPD-Kades Kelebuh Berlanjut

GerbangIndonesia, Loteng - Perseteruan antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dengan Kepala Desa (Kades) Kelebuh berlanjut.

Ratusan Sekolah Terancam Tak Dapat Dana BOS

GerbangIndonesia, Loteng - Pencairan dana Bantuan Operasiona Sekolah (BOS) Reguler tahap III tampaknya masih akan menemui kendala.

Kepala Bakesbangpoldagri NTB Tutup Usia, Sekda: Kami Sangat Kehilangan

GerbangIndonesia, MATARAM - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Dirjaharta...

Jenazah Pasien Covid Diambil Keluarga, Polisi Turun Berikan Edukasi

GerbangIndonesia, Mataram – Pengambilan jenazah positif Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat...

Wagub Minta Pemkot Mataram Seriusi Tangani Covid-19

GerbangIndonesia, Mataram – Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat merupakan daerah dengan zona merah Covid-19 di Provinsi NTB,...

Related Stories

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay on op - Ge the daily news in your inbox