Share Post

Peletakan Batu Pertama Gedung PUSIBA, Begini Kata TGB

Share Post

GerbangIndonesia, Bekasi — Pusat Studi Islam dan Bahasa Arab (PUSIBA) Cabang Indonesia Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) akhirnya segera berdiri . Pasalnya, Sabtu (27/6) kemarin diadakan peletakan batu pertama pembangunan gedung PUSIBA.

Peletakan batu pertama pembangunan gedung PUSIBA dilakukan di Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi. PUSIBA mendapatkan wakaf tanah seluas 5.000 meter persegi dari Hj. Sholihah Noer, putri kedua KH Noer Aly yang merupakan pahlawan nasional dan pendiri Pondok Pesantren Attaqwa Bekasi.

Hadir dalam acara peletakan batu pertama pembangunan gedung PUSIBA, di antaranya Menteri Agama 2014-2019 sekaligus inisiator pendirian PUSIBA Cabang Indonesia Lukman Hakim Saifuddin, Ketua Umum Yayasan Attaqwa Bekasi dan Ketua MUI Kabupaten Bekasi KH. Moh Amin Noer, Anggota DPRD Provindi Jawa Barat Dr. KH. Abdul Jabar Majid, Direktur Akademik PUSIBA Dr. Abdul Aziz, Mabuts Al-Azhar Syeikh Dr. M. Husaini Faraj, Ketua STAI Attaqwa Dr. KH. Abid Marzuki, Lurah Kelurahan Bahagia M. Amin Musthofa dan dan para ulama serta tokoh masyarakat sekitar.

“Maka bahasa Arab menjadi kunci keilmuan keislaman,” kata Lukman.

Menteri Lukman mengakui, PUSIBA merupakan salah satu obsesinya yang terwujud karena ‘tangan dingin’ Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Muhammad Zainul Majdi atau akrab disebut Tuan Guru Bajang (TGB), Sekjen OIAA Muchlis Hanafi beserta jajarannya di OIAA.

Sementara itu, TGB mengaku amat bersyukur dengan akan berdirinya PUSIBA di Indonesia.

“Alhamdulillah. PUSIBA bagian dari ikhtiar mengokohkan washatiyyah di Indonesia,” ujar Ketua Umum OIAA Indonesia itu.

Menurut peraih rekor MURI sebagai Gubernur termuda di Indonesia itu, penguasaan bahasa Arab yang baik memungkinkan seseorang untuk mampu memahami teks-teks agama dengan baik.

“Penguasaan bahasa, akan menghindarkan diri dari salah paham dan salah ajaran,” ujar mantan Gubernur NTB dua periode itu. (*)

Recent Articles

Perseteruan BPD-Kades Kelebuh Berlanjut

GerbangIndonesia, Loteng - Perseteruan antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dengan Kepala Desa (Kades) Kelebuh berlanjut.

Ratusan Sekolah Terancam Tak Dapat Dana BOS

GerbangIndonesia, Loteng - Pencairan dana Bantuan Operasiona Sekolah (BOS) Reguler tahap III tampaknya masih akan menemui kendala.

Kepala Bakesbangpoldagri NTB Tutup Usia, Sekda: Kami Sangat Kehilangan

GerbangIndonesia, MATARAM - Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Dirjaharta...

Jenazah Pasien Covid Diambil Keluarga, Polisi Turun Berikan Edukasi

GerbangIndonesia, Mataram – Pengambilan jenazah positif Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat...

Wagub Minta Pemkot Mataram Seriusi Tangani Covid-19

GerbangIndonesia, Mataram – Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat merupakan daerah dengan zona merah Covid-19 di Provinsi NTB,...

Related Stories

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay on op - Ge the daily news in your inbox