Semua Paslon Pilkada NTB Komitmen Taati Protokol Kesehatan

0
15
Share Post

GerbangIndonesia, Mataram – Pasca pelaksanaan tahapan pendaftaran bakal pasangan calon dalam Pemilihan serentak 4-6 September 2020 lalu, muncul kekhawatiran dari banyak pihak bahwa Pilkada akan menjadi kluster baru bagi penyebaran Covid-19.

Kekhawatiran tersebut tentu sangat beralasan. Sebab dalam proses pelaksanaan pendaftaran bakal pasangan calon yang berlangsung selama 3 hari itu telah mengikut sertakan sejumlah massa pendukung untuk hadir ke kantor KPU di masing-masing daerah.

Akibatnya, terjadi kerumunan massa dalam jumlah besar sehingga berpotensi menjadi arena baru bagi penyebaran Covid-19.

Agar hal tersebut tidak terulang kembali, semua calon kepala daerah di NTB telah berikrar agar selama proses pelaksanaan Pilkada serentak harus mengedepankan protokoler kesehatan Covid-19. Ikrar tersebut dibacakan semua calon kepala daerah bertempat di Mapolda NTB, Kamis (16/9).

“Patuhi 3M (Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak). Hindari kerumunan juga. Kalau ada Paslon yang tidak taat protokol kesehatan, kami akan tindak,” tegasnya di depan Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Rohmi Djalilah, Danrem 162/WB, semua calon Bupati-Wakil Bupati dan Calon Walikota-Wakil Walikota dan semua undangan yang hadir.

Hal serupa ditegaskan Ketua Bawaslu NTB, Khuwailid. Kata dia, sanksi berat menanti bagi Paslon yang mengindahkan Protokol Kesehatan Covid-19.

“NTB harus membuktikan komitmen dengan menerapkan protokoler kesehatan. Bagi Paslon yang melanggar, ada sanksi administrasi, bahkan bisa diskualifikasi,” tegas

Begitu juga dengan Wakil Gubernur NTB, Dr Hj. Sitti Rohmi Djalilah. Dia berharap agar semua Paslon Kepala Daerah bisa menjaga protokol kesehatan Covid-19. Hal ini mengacu dari Instruksi Presiden No 6 tahun 2020 dalam Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan Covid-19, Perda Provinsi NTB No 7 tahun 2020 tentang Penanggulangan Penyakit Menular dan Pergub NTB tahun 50 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

“Masa calon pemimpin daerah juga tidak memperhatikan protokol kesehatan? Malu dong. Mari berpolitik dengan baik, caranya taati protokol kesehatan,” ajak Wagub. (*)

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here