Sukses, Karya Bakti Restorasi Sungai Kodim 1606/Lobar Resmi Ditutup

0
21
Share Post



GerbangIndonesia, Lombok Barat – Kegiatan Karya Bhakti Restorasi Sungai Kodim 1606/Lobar tahun 2020 di Desa Sekotong Timur Kecamatan Lembar dan Desa Telaga Lebur Kecamatan Sekotong Tengah akhirnya rampung. Program ini dimulai sejak 17 Juli 2020 lalu.

Dengan demikian, kegiatan tersebut secara resmi ditutup oleh Bupati Lombok Barat pada upacara penutupan yang digelar di Kantor Camat Sekotong Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Senin (14/9) pukul 08.00 Wita.

Pada kesempatan tersebut, Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan, S.Sos, M.T., melaporkan pencapaian target sasaran fisik di Desa Sekotong Timur berupa normalisasi sungai galian sedimen (sungai Jelateng) sepanjang 220 meter dengan Lebar 16 meter dan Tinggi 4 meter, perkuatan tanggul sungai sepanjang 220 meter dan pemasangan bronjong sepanjang 77 meter seluruh sudah mencapai 100 persen.

Demikian juga sasaran Kedua di Desa Sekotong Tengah, normalisasi sungai galian sedimen (sungai Telaga Lebur) sepanjang 1.279 meter dengan Lebar 15 meter dan Tinggi 3 meter, pembuatan talud dan pemasangan bronjong sepanjang 44 meter juga mencapai 100 persen.

Termasuk sasaran fisik berupa normalisasi sungai galian sedimen (Sungai Telaga Lebur) sepanjang 500 meter di desa Eat Mayang juga dapat diselesaikan mencapai 100 persen.

Sedangkan sasaran non fisik berupa penyuluhan tentang wawasan kebangsaan dan Bela Negara oleh Kodim 1606/Lobar, Penanganan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Barat serta Penyuluhan tentang penerapan hidup sehat di masa pandemi Covid-19 oleh Kodim 1606/Lobar dan Dinas Kesehatan Lombok Barat.

“Alhamdulillah semuanya berjalan baik dan lancar,” papar Dandim.

Sementara Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, S.Ag, MSI, menyampaikan rasa bangga dan ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya karena berkat kerjasama TNI dengan Dinas PU Pemkab Lombok Barat sehingga kegiatan Karya Bhakti yang mengambil objek restorasi sungai di Kecamatan Lembar dan Kecamatan Sekotong dapat dilaksanakan dengan sangat sukses sesuai dengan harapan.

“Sungai sudah kita lakukan restorasi, semuanya sudah berjalan sukses sekarang harapan kita apa yang sudah dilakukan oleh rekan-rekan TNI dilanjutkan oleh masyarakat dan semoga banjir tidak terjadi lagi,” harapnya.

Selanjutnya Fauzan Khalid mengimbau Kepala Desa di dua titik sungai yang sudah direstorasi tersebut agar dilanjutkan dengan pembentukan masyarakat peduli sungai, khususnya dari masyarakat yang tinggal di sekitar sungai untuk menjaga dan merawat kondisi sungai serta memperbanyak penanaman pohon di sekitar sungai. Sehingga sungai-sungai yang ada dapat berfungsi dengan baik terutama pada musim penghujan dapat menampung dan mengalirkan air ke laut dengan baik dan lancar untuk mencegah terjadinya banjir.

“Mudah-mudahan nanti kita semua terutama masyarakat kita sadar akan bagaimana pentingnya sungai itu sebagai penampung air hujan, sebagai sarana yang berfungsi untuk mengaliri air hujan ke laut, sehingga tidak memiliki dampak merusak terhadap masyarakat kita,” harap Fauzan.

Sedangkan Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani di sela-sela kegiatan mengatakan, restorasi sungai merupakan perpaduan program pemerintah daerah dengan program Binter TNI Angkatan Darat yang tujuannya meningkatkan pelayanan dan kesejahteran. Bentuk sinergitas antara Pemda dengan TNI bersama mayarakat ini juga untuk mendukung dan menyukseskan pembangunan di Kabupaten Lobar.

“Tujuan restorasi sungai yaitu, untuk mengembalikan fungsi alami sungai atau renaturalisasi sungai akibat terdegarasi oleh manusia yang tidak peduli terhadap sungai. Mari secara bersama memperhatikan konsep konservasi, tidak membuang sampah di aliran sungai dan tidak membangun pemukiman di badan sungai,” tegasnya.

Pada kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Prasasti Kelompok Restrorasi Sungai oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH. M.Han. didampingi oleh Bupati Lobar dan Dandim 1606/Lobar disaksikan oleh seluruh tamu undangan yang hadir pada upacara tersebut.

Usai upacara penutupan, dilanjutkan dengan meninjau sasaran restorasi sungai di lokasi setempat. (*)

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here