GerbangIndonesia, Mataram — Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram sukses menggelar acara Temu Alumni yang berlangsung meriah di Gedung Auditorium UIN Mataram, Sabtu (27/06/2026). Menariknya, agenda strategis ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antar-alumnus, tetapi juga menjadi panggung kolaborasi nyata dalam menggerakkan sektor ekonomi kemasyarakatan dengan melibatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Asosiasi Pedagang Asongan (APA) NTB.

​Kehadiran para pedagang asongan di area kampus ini membuktikan bahwa pelaku usaha akar rumput mampu naik kelas dan masuk ke ranah institusi pendidikan formal.

​Sekretaris Jenderal APA NTB, Harianto menyatakan bahwa momentum “APA Goes to Campus” ini menjadi bukti konkret atas kapasitas dan kapabilitas para pedagang asongan dalam berkontribusi di berbagai lini lembaga, baik formal maupun informal.

​”Kegiatan ini membuktikan bahwa UMKM Asosiasi Pedagang Asongan mampu berkontribusi di semua lembaga. Kali ini kami lewat program goes to campus di UIN Mataram,” ujar Harianto saat ditemui di sela-sela acara.

​Menurut Harianto, keterlibatan APA NTB di kampus hijau ini bukanlah hal yang baru. Sebelumnya, asosiasi ini juga telah membangun kemitraan strategis dengan UIN Mataram melalui program peningkatan kapasitas kelembagaan.

​”Kegiatan asosiasi bukan hanya kali ini saja ikut berpartisipasi di UIN Mataram. Kemarin kami juga terlibat langsung dalam kegiatan pelatihan UMKM yang diinisiasi oleh LP2M UIN Mataram, di mana anggota asosiasi bertindak sebagai pesertanya,” tambahnya.

​Melalui program-program berkelanjutan seperti ini, APA NTB menargetkan perluasan jangkauan kolaborasi ke berbagai perguruan tinggi lain di wilayah Nusa Tenggara Barat.

​”Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berjalan. Insyaallah, tidak hanya di UIN Mataram, tetapi di seluruh kampus yang ada di NTB. Kami siap berkontribusi dalam sektor UMKM,” tegas Sekjen APA NTB tersebut.

​Lebih jauh, Harianto menekankan bahwa visi utama dari APA NTB adalah mengangkat derajat dan memberikan ruang bagi para pedagang asongan agar mendapatkan fasilitas dan hak yang setara dengan pelaku UMKM lainnya. Dengan akses yang terbuka, mereka diyakini mampu bersaing secara kompetitif, bahkan di era pasar global.

​”Tujuan kami adalah merangkul para pedagang asongan ini untuk memberikan fasilitas yang sama dengan UMKM lain. Para pedagang asongan juga berhak dan mampu bersaing di dunia pasar global, serta sangat layak berkontribusi di semua kegiatan yang berhubungan dengan UMKM,” paparnya optimis.

​Di akhir wawancara, pihak APA NTB menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada jajaran akademika UIN Mataram, khususnya Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, yang telah memberikan ruang, waktu, dan fasilitas bagi para anggota asosiasi untuk menjajakan produk mereka selama acara temu alumni berlangsung.

​”Kami sangat berterima kasih kepada pihak kampus UIN Mataram, terutama Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, yang sudah memfasilitasi tempat dan waktu bagi anggota kami untuk berjualan di acara temu alumni tersebut. Semoga dalam giat-giat seperti ini ke depan, kami bisa terus dilibatkan,” pungkas Harianto. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here