GerbangIndonesia, Lotim – Pemerintah Desa (Pemdes) Kabar, Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur (Lotim) kembali membagikan 5.000 masker kepada masyarakat sekitar. Pembagian masker tersebut kembali dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penggunaan masker terlebih di era New Normal saat ini.

Kepala Desa Kabar, Marzoan mengatakan, pembagian 5.000 masker tersebut merupakan pembagian yang kedua kalinya. Pembagaian sebelumnya dilakukan beberapa bulan yang lalu setelah angka terkonfirmasi positif di Lotim mulai meningkat yakni sebanyak puluhan ribu masker.

“Sebelumnya kita juga pernah membagikan masker kepada masyarakat, dan saat itu kita kasih perorangnya minimal 2 masker supaya ada jadi pengganti jika dia kotor,” terang Marzoan saat ditemui di rumahnya, Jumat (13/11).

Pembagian masker tersebut, lanjut Marzoan, merupakan tindak lanjut dari imbauan langsung dari Kementerian Desa sejak bulan Agustus lalu. Dimana masing-masing orang diharapkan memiliki masker minimal empat biji dan memenuhi standar.

Lanjutnya, saat ini kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan sendiri semakin menurun, terutama penggunaan masker, walapun pihak desa sebndir kerap memberikan imbauan kepada masyrakat.

“Kesadaran masyarakat kita memang kurang saat ini, padahal kita sering sosialisasi, baik imbauan dari masjid, pengajian umum, terus dibantu oleh Polmas dan Babinsa. Kemudian pada saat pembagian bantuan tetap kita sampaikan,” katanya.

Ia menambahkan, salah satu cara yang dilakukan pihaknya untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat setempat ialah ketika masyrakat yang mengambil bantuan sosial di kantor desa diwajibkan menggunakan masker. Sehingga bagi yang tidak menggunakan masker disuruh balik untuk mengambil masker.

“Sebenarnya mereka punya masker, buktinya ketika kita suruh pulang ambil, mereka bawa. Itulah salah satu cara kami meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. Bagi yangtidak menggunakan masker kami tidak layani dia untuk pengambilan bantuannya,” imbuhnya.

Dia berharap masyarakat setempat agar tetap disiplin menggunakan masker ketika keluar rumah. Marzoan juga menilai penggunaan masker ini sangat penting sekali bagi kesehatan masyrakat, tidak hanya semata-mata untuk menghindari penyebaran virus Corona saja, namun untuk kesehatan pribadi sendiri.

“Kalau kita memakai masker kita tidak mudah pilek, batuk dan bisa melindungi dari debu-debu, walaupun virus Corona ini sudah tidak ada tapi masker itu sangat penting kita gunakan demi kesehatan kita sendiri,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here