GerbangIndonesia, Sumbawa Barat – Kondisi Pandemi Covid -19 yang masih melanda di hampir seluruh belahab Dunia, termasuk wilayah Kabupaten Sumbawa Barat, telah membawa pengaruh dalam semua lini kehidupan bermasyarakat. Hal tersebut disampaikan Dandim 1628/SB Letkol Czi Sunardi ST, M,IP dalam keterangan tertulisnya di Sumbawa Barat, Sabtu (30/1).
Dijelaskan Dandim sebagai satuan kewilayahan yang salah satu tugas pokok selain perang sesuai UU No 34 tahun 2004 adalah melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan darat (geografi, demografi, kondisi sosial), membantu pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan daerah guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kondisi seperti sekarang segala upaya dilakukan pemerintah. Hal ini guna mengantisipasi perubahan situasi salah satunya kesiapan cadangan pangan lebih lebih di tengah pandemi Covid-19.
“Ini juga menuntut kepedulian semua pihak bersinergi untuk mendukung program pemerintah untuk mewujudkan ketahanan pangan,” ujar Dandim.
Untuk itu lanjut Dandim, Kodim 1628/SB sesuai petunjuk dari Komando atas bersama pemerintah daerah dalam hal ini dinas pertanian, memberikan support, bermitra mendampingi mendorong masyarakat serta kelompok pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan dan lainnya untuk terus dapat meningkatkan produksi.
“Salah satunya dengan memanfaatkan lahan yang sudah ada maupun mengakfitkan lahan lahan yang selama ini kurang produktif secara terpadu,” pesan Dandim.
Seperti yang dilaksanakan Kodim 1628/SB, Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa Barat dengan Kelompok Darwis Gelumpang Farm bersama masyarakat di Desa Murah kecamatan Brang ene Sabtu (30/1) mulai melaksanakan pembajakan lahan, pembangunan kandang ayam potong, di lokasi kelompok Darwis Gelumpang Farm. Hal ini bertujuan untuk ketahanan pangan serta Program Desa Mandiri di area seluas 1 hektare yang didampingi oleh Pasiter Kapten Cba Agus, Danramil 1628 -01/Taliwang Kapten Inf I Nyoman Suardika dan Babinsa Desa Mura Sertu Kasim bersama Ketua Pok Jonathan SP dan Anggota Kelompok Gelumpang Farm, serta masyarakat sekitar.
“Dalam waktu dekat, lahan tersebut akan ditanami padi, serta jenis tanaman hortikultura hingga sayur mayur. Nanti kita juga terintegrasi dengan peternakan ayam potong, bebek, kambing, sapi dan perikanan serta arena bermain anak-anak yang kreatif dan edukatif,” pungkas Dandim. (*)







