GerbangIndonesia, Lotim – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur, Murnan berharap agar penerima PKH juga bisa dilibatkan sebagai agen Elektronic Warong Gotong Royong (E-Warong). Salah satunya dalam Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) oleh pemerintah.
“Sebenarnya E-Warong ini dihajatkan kepada penerima PKH. Peserta PKH sendiri yang harus diberdayakan secara ekonomi bukan kepada orang yang tidak jelas,” terang Murnan, Jumat (26/2).
Dikatakan Murnan, niat Pemerintah Pusat untuk memberikan bantuan jangka panjang tesebut agar penerima PKH bisa membuat usaha melalui E-Warong itu sendiri.
Kata dia, dengan dijadikannya penerima PKH sebagai penyalur BPNT bisa menjadikan para KPM lebih produktif dengan membuat usaha sendiri melalui E-Warong tersebut. Sehingga para KPM ke depan tidak lagi menjadi penerima PKH.
“Nah itu sebenarnya niat pemerintah, bukannya melibatkan orang-orang yang tidak jelas,” tegas Murnan.
Dijelaskan Murnan, khusus bantuan BPNT para KPM harus diberdayakan agar para KPM tersebut tidak menerima terus menerus. Sebab secara tidak langsung para penerima tersebut dari segi ekonomi sudah berdaya.
Selaku Ketua DPRD, ia berharap adanya kebijakan dari Pemerintah yang bisa melampaui Pedoman Umum (Pedum) penyaluran agar hal serupa tidak terjadi lagi.
“Saya kira ini tinggal diatur saja, siapa yang melakukan e-warong saya rasa sudah jelas. Mereka-mereka yang mestinya dibuatkan kelompok-kelompok atau usaha bersama dari penerima ini, bukan lagi kepada orang-orang yang usahanya sudah besar atau pengusaha dadakan yang dilakukan oleh orang yang tidak jelas gitu,” tutup Murnan. (*)







