Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy saat melakukan penanaman Mangrove di Pantai Ekas, Sabtu (28/5/2022). FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Desa Ekas Buana menjadi salah satu lokasi karya bakti penanaman mangrove dalam rangka kegiatan penghijauan SATLAT II HIU LATSITARDANUS 42. Penanaman mangrove ini bertujuan menciptakan ekosistem baru yang memberikan banyak manfaat bagi keseimbangan lingkungan yang tentunya berdampak multiguna bagi perekonomian masyarakat, khususnya di Ekas Buana.

Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika

“Kita berharap supaya aktivitas ini mendatangkan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Ekas,” ungkap Bupati Kabupaten Lombok Timur HM Sukiman Azmy, Sabtu (28/5).

Dijelaskannya bahwa sebelumnya kawasan tersebut pernah ditanami mangrove. Akan tetapi tidak berhasil, sehingga penanaman kembali dilakukan saat ini.

“Maka pada hari ini kita akan menanam mangrove kembali di lokasi ini dan beberapa lokasi lainnya. Dengan demikian kelestarian alam kita tetap dapat terjaga dan kita bisa bersahabat dengan alam,” harap mantan perwira Angkatan Darat itu.

Kata dia, kelestarian alam akan mendatangkan manfaat bagi manusia. Diharapkannya penanaman kali ini berhasil. Ia meminta semua pihak dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Selain penanaman mangrove, rombongan Bupati juga menyebut upaya pemda untuk masyarakat Ekas Buana adalah membangun Rumah Layak Huni (RLH). Dimana saat ini sudah disediakan sebanyak 63 unit, masing-masing mendapat lahan 2 are 200 meter, komplit dengan sambungan listrik.

“Yang sudah jadi baru sekitar 30 unit, masih ada 33 unit lagi yang akan dibangun pada tahun anggaran 2022 ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Sukiman menyebutkan sasaran berikutnya akan dibangun berupa fasilitas umum dan sarana prasarana bagi para pelancong dan turis.

Ia berharap setahun ke depan, Pantai Ekas sudah bersih serta alur pelayaran dan budidaya tertata rapi. Diproyeksikan pula pendirian pusat kuliner atau restoran terapung, juga hotel terapung yang rencananya akan dibangun oleh para investor.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

“Sehingga nantinya Ekas Buana menjadi salah satu ikon Kabupaten Lotim yang dapat mendatangkan PAD maupun PADes untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here