Acara Kirab Merah Putih di Polda NTB. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Mataram – Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto membuka acara Kirab Merah Putih Polda NTB yang diselenggarakan di Lapangan Tribun Bhara Daksa Polda NTB, Rabu (31/08).

Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun

Kirab Merah Putih tersebut dihadiri Irwasda Polda NTB, Segenap PJU Polda NTB, Ketua Bhayangkari Daerah NTB, para tokoh lintas agama, serta perwakilan peserta kirab dari seluruh Kabupaten kota se-NTB yang pesertanya terdiri dari beragam usia, asal usul dan latar belakang.

Dalam lanjutan sambutanya, Kapolda NTB mengatakan, Kirab Merah Putih ini dilaksanakan di penghujung Bulan Agustus dimana bulan ini kita memperingati HUT Kemerdekaan RI yang ke 77.

“Kegiatan ini sebagai wujud syukur kita kepada Bangsa ini dimana para pendiri negara telah menyatukan tekad bahwa Indonesia harus ada,” ujar Kapolda.

Diketahui lanjut Jenderal bintang dua itu, semenjak dulu para tokoh pendiri negara berasal dari beraneka ragam suku, bahasa, agama dan budaya. Sehingga di negara Indonesia tercinta ini ada Bhineka tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tapi tetap satu.



Ini yang merupakan modal dasar para pendiri negara kita, keberagaman yang ada hingga saat ini, itulah yang menjadikan bangsa ini kuat. Oleh karenanya tugas kita sekarang ini adalah bagaimana menjaga dan memelihara perbedaan ini agar persatuan dan kesatuan bangsa ini tetap utuh.

Kapolda berharap kepada diri pribadinya dan kepada segenap yang hadir pada kirab Merah Putih terlebih khusus kepada seluruh tokoh lintas agama dan para generasi muda NTB untuk tetap mempertahankan keberagaman yang menjadi dasar kekuatan bangsa ini agar tetap utuh dalam satu kesatuan.

“Saya mengajak kita semua disini untuk mari tetap menyadari dan mengingatkan diri kita masing-masing bahwa Perbedaan yang ada ini bukanlah Masalah. Dengan demikian apa yang kita harapkan agar NTB ini tetap kondusif dapat kita capai,” harapnya.

Ke depan akan banyak ujian yang akan kita hadapi dimana keadaan membuat kita harus berbeda. Namun kita yakini diri kita bahwa perbedaan apapun bentuknya harus kita hadapi dan tidak akan menimbulkan perpecahan, karena itu tantangan kita untuk membuat NTB ini menjadi Gemilang.

“Perbedaan yang kalaupun terjadi kedepan, merupakan ujian dan tantangan untuk menuju NTB Gemilang,” tandas mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun

Kegiatan Kirab Merah Putih Polda NTB 2022, diisi dengan berbagai kegiatan. Diantaranya, pawai yang dilakukan oleh seluruh kelompok perwakilan dari 10 kabupaten kota, kemudian atraksi budaya seperti tarian dan peresean, ceramah kebangsaan, pembacaan ikrar kebangsaan serta doa lintas agama. (*)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here