Dessy saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (2/12/2022). FOTO LALU HABIB FADLI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Mataram – Salah satu pemerhati hewan asal Kopang, Lombok Tengah, Baiq Desy Marliana akhirnya buka suara terkait klarifikasi postingannya beberapa waktu lalu yang sempat menyenggol pecinta hewan lainnya.

Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika

Pada postingan tersebut, Dessy mempertanyakan aliran dana Animals Hope Shelter pada hewan-hewan di Pemakaman Karang Jangkong, Kota Mataram.

Awalnya wanita yang sempat viral pada tahun 2016 lalu karena memegang anjing dan berpenampilan hijab ini mendapatkan informasi dari seseorang yang tidak ingin disebutkan namanya di Bali.

“Ada teman itu dari Bali yang memberi info, bahwa dia tidak memberikan uang sebanyak yang dia tuliskan sejumlah Rp 11 juta ke kakek nenek dan puluhan ekor anjing di Kuburan Karang Jangkong itu,” ungkap Dessy kepada media di Mataram, Jumat (2/12/2022).

Sebelumnya aliran dana Rp 11 juta tersebut sudah dikumpukan oleh Animals Hope Shelter, dan diberikan kepada hewan terlantar dan pasangan kakek nenek di Pemakaman Karang Jangkong.

Tetapi Dessy menjelaskan bahwa sejumlah uang Rp 11 juta tersebut hanyalah sumbangan fiktif dan tidak memiliki bukti.

“Mana ada uang Rp 11 juta diberikan ke papuk itu? Adanya hanya Rp 500 ribuan dan sejumlah bantuan lainnya yang tidak sebanding. Kalau memang betul Rp 11 juta mana notanya?” tanya Dessy.

Di kesempatan lain, pendiri Animals Hope Shelter, Kristian Joshua Pale mengatakan pihaknya telah selalu memberikan bantuan secara berangsur-angsur, tidak secara sekaligus.

Lebih lanjut Dessy tetap kukuh untuk mengingatkan Joshua agar memberikan setiap bukti aliran dana donasi ke publik.

“Intinya kalau memang betul membantu, pasti ada buktinya,” pinta Dessy.

Hingga saat ini, Dessy sendiri telah dilaporkan oleh Joshua ke Ditreskrimsus Polda NTB, Kamis (1/12/2022) lalu akibat pencemaran nama baik.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

Dessy juga menyatakan siap menjalani proses hukum, demi membuka seluruh kebenaran donasi hewan terlantar yang ada. (*)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here