Gerbangindonesia, Lombok Utara – Darma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) DWP yang ke-23 bertempat di Aula Kantor Bupati (13/12). Kegiatan itu dihadiri Plh Sekda Drs. H. Raden Nurjati, Ketua GOW Yunita Aprilina Danny Karter, ST., M.Eng, para ketua organisasi wanita se-KLU, serta undangan lainnya.
Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika
Dalam sambutannya, Plh Sekda Drs. Raden Nurjati menyampaikan, HUT DWP ke- 23 yang mengusung tema “Membangun Perempuan Cerdas Untuk Memperkuat Ketahanan Keluarga di Era Digital” dimana tema tersebut diharapkan bisa diterapkan dan terlaksana dengan baik di Kabupaten Lombok Utara.
“Meskipun demikian harapan kita agar para istri dari ASN tetap memberikan dukungan penyemangat pada suami dalam
pengabdiannya kepada bangsa dan negara untuk terwujudnya pembangunan yang maksimal,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua GOW KLU selaku penasehat DWP KLU Yunita Aprilina menyampaikan, ucapan selamat hari ulang tahun DWP ke-23 di usia yang ke-23 tahun. Diharapkan para istri yang tergabung dalam organisasi DWP dapat mendukung kinerja para suami demi Lombok Utara yang lebih maju.
“Pesan saya pada semua ibu-ibu untuk tetap upgrade pengetahuan, karena dengan perkembangan jaman dan teknologi yang dapat berdampak negatif kepada keluarga dan lingkungan,” harapnya.
“Sesuai dengan tema HUT DWP yaitu untuk memperkuat ketahanan keluarga di era digital, untuk itu perlu membuka pikiran dalam menanggapi hal tersebut demi terciptanya generasi yang siap menjalankan perannya dalam masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DWP KLU Baiq Hurniwati Anding Duwi Cahyadi mengatakan, landasan awal terbentuknya organisasi untuk memberikan ruang bagi perempuan untuk berhimpun, saling belajar dan mengembangkan diri, hingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam kemajuan keluarga dan masyarakat.
“Sangat penting bagi kita semua yang tergabung dalam keanggotaan DWP, memahami esensi dari sejarah pembentukan organisasi, yang memiliki semangat sama dengan sejarah hari ibu,” ujarnya.
Pemahaman akan peran perempuan sebagai anggota DWP akan menjadi modal dasar untuk melangkah ke depan, untuk mampu menjadi penggerak bagi peningkatan kualitas keluarga dan masyarakat. Salah satu cara agar dapat melanjutkan semangat DWP adalah terus meningkatkan kapasitas dan kualitas diri masing-masing.
Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB
“Kita harus mengingat bahwa ibu yang hebat dan perempuan yang cerdas adalah penentu kualitas keluarga dan masyarakat,” pungkasnya. (iko)
Editor: Lalu Habib Fadli







