Bupati KLU beserta Wabup dan Sekda didampingi pimpinan OPD saat menghadiri siaran pers. FOTO ANGGER RICO/GERBANG INDONESIA

Gerbangindonesia, Lombok Utara – Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara menggelar konferensi pers terkait sejumlah capaian pada tahun 2022. Bertempat di Aula Kantor Bupati, siaran pers yang dihadiri oleh Pimpinan Daerah tersebut menyampaikan menyangkut sejumlah aspek capaian maupun penghargaan yang sudah diperoleh.

Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika

Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu mengungkapkan, dalam setahun terakhir pemda berhasil menurunkan angka stunting dari 28,31 persen pada tahun 2021 atau sebanyak 6.701 orang menjadi 22,94 persen atau 5.383 orang pada tahun 2022. Selain itu pada bidang kesehatan capaian UHC telah mencapai 98,42 persen dan di tahun 2023 mendatang akan ditargetkan 100 persen.

“Pada bidang infrastruktur pelebaran jalan segmen I dengan pembebasan tanah dari kali Sokong sampai Jenggala sepanjang 1,8 Km dengan anggaran sebesar Rp 24 miliar. Dan tahun 2023 akan dilanjutkan segmen II oleh Balai Jalan dengan anggaran Rp 34 miliar,” ungkap Bupati.

Dijelaskan, pada bidang ekonomi pemda sudah melaksanakan bantuan pinjaman subsidi tanpa bunga terealisasi sebesar Rp 700 juta atau 99,91 persen, dan di tahun depan pemkab menganggarkan bantuan tersebut senilai Rp 2 milyar. Demikian dengan bidang sosial bantuan hibah bansos untuk pembangunan rumah ibadah digelontorkan dengan rincian 80 masjid dengan anggaran Rp 8.829.078.000, dan 3 unit Pura dengan anggaran Rp 90 juta dan 1 unit Vihara sebesar Rp 35 juta.

“Di Bidang pendidikan kita alokasikan sarana prasarana jenjang TK/PAUD, SD, SMP, sebesar Rp 4.050.000.000. Pengadaan peralatan IPA Biologi dan Fisika dengan anggaran Rp 256.550.000, dan pengadaan peralatan TIK sebesar Rp 12.997.400.000,” jelasnya.

Capaian lain meliputi penanganan PMK juga telah dilakukan oleh pemerintah, hasilnya kasus yang menyerang hewan ternak itu sudah tidak adalagi di Lombok Utara. Selanjutnya, selama kurun 2022 tercatat ada 15 penghargaan baik dari Pemerintah Pusat serta instansi vertikal pun penghargaan lokal yang diberikan ke daerah berslogan Tioq, Tata, Tunaq ini. Djohan yang juga Ketua PKB Lombok Utara itu menyebut hal ini merupakan buah dari kerjakeras semua pihak.

“Alhamdulillah kita bisa laksanakan amanah ini dengan kekurangan. Feedback tentu ada tapi nanti setelah tahun berjalan disusul oleh pusat mungkin dengan dana apa tapi insya Allah ada. Saya kira pembangunan fisik sudah punya porsi masing-masing, begitu juga dengan pembangunan ekonomi dan lainnya. Kita harap tahun depan harus lebih baik dari tahun kemarin,” imbuhnya.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

Sejumlah penghargaan bergengsi yang didapat Pemkab Lombok Utara di antaranya, penghargaan kabupaten dengan replikasi terbanyak dari perpustakaan nasional, penghargaan WTP 8 kali berturut-turut dari BPK, penghargaan pengendalian inflasi dari Bank Indonesia, penghargaan Inagara Award dari Lembaga Administrasi Negara (LAN), penghargaan dari KASN Anugerah Meritokrasi, hingga penghargaan daerah tertinggal terinovatif dari Kemendagri.(iko)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here