
GerbangIndonesia, Lotim – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lombok Timur melantik Generasi Berencana (Genre) masa bakti 2023-2024, Sabtu (20/05/2023). Pelantikan 508 Duta Genre ini tersebar di 254 Desa/Kelurahan di Kabupaten Lombok Timur.
Baca Juga: Demi Indonesia Emas 2045, Kapolri Minta Serikat Mahasiswa Muslimin Ingat Soal Ini..
Sekretaris Daerah Lombok Timur HM Juaini Taufiq menyampaikan keberadaan Duta Genre ini diharapkan bisa membawa perubahan bagi desa, kecamatan hingga kabupaten dan bisa menekan persolan-persoalan yang ada.
“Kami berharap para duta genre ini harus bisa menjasi teladan yang baik dan bisa membawa prubahan mulai dari tingkat desa. Untuk itu saya harap DPMD bisa mengatakan Duta Genre ini ke masing-masing desa, agar bisa dikenal oleh masyarakat termasuk tugas dan fungsinya,” terangnya saat memberikan sambutan pada pelantikan dan pembekalan duta genre desa Lombok Timur di BPVP Lombok Timur.
Dalam kesempatan itu, Juaini sangat mengapresiasi atas terbentuknya duta genre di semua Desa/keluran yang ada di Lombok Timur. Ia mendorong agar para duta genre bisa berprestasi demi kemajuan Lombok Timur.
Sementara itu, Kepala Dinas DP3AKB Lombok Timur, H Ahmat menyampaikan duta genre yang dilantik ini tesebar di 254 desa. Dimana masing-masing desa terdapat dua Duta Genre yang dihajatkan untuk membantu melaksanakan tugas pemerintah khususnya DP3AKB.
“Setelah pelantikan ini nanti akan ada pembekalan kepada semua duta genre terkait apa yang akan menjadi tugas dan fungsinya di desa masing-masing,” ungkapnya.
Duta Genre ini kata Ahmat merupakan salah satu strategi pemerintah daerah dalam rangka mengatasi berbagai persoalan yang ada di tingkat desa. Mulai dari persoalan stunting, pernikahan dini, kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak serata berbagai persoalan lainnya.
Salah satu tugas Duta Genre ini adalah akan melakukan sosialisasi dan pendampingan terhadap pemuda pemudi di tingkat desa agar kasus pernikahan dini tidak terjadi.
“Selain itu, kita juga bekerjasama dengan Dukcapil untuk mencari sasaran masyarakat yang belum memiliki dokumen kependudukan,” imbuhnya.
Disebutnya pula, sebagian besar Duta Genre ini masih berusia 16-19 tahun dan masih duduk di bangku SMA/SMK. Hal ini dimaksudkan agar duta genre yang sudah habis masa baktinya dan sudah lulus SMA bisa diganti dengan anggota yang baru.
Sementara itu Ketua Duta Genre Lombok Timur, Al Farabi Akma menjelaskan, Bahwa pada dasarnya para Duta Genre di Lombok Timur diminta untuk mendukung semua kegiatan remaja dan membantu untuk mengurangi persoalan yang ada di tengah masyarakat. Salah satunya ialah mengurangi angka stunting, pernikahan dini dan permasalahan remaja lainnya.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
“Pemuda sebagai agen perubahan untuk itu, kami harap keberadaan para pemuda-pemudi yang tergabung dalam forum genre ini bisa membawa perubahan di masing-masing desa,” pungkasnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli






