GerbangIndonesia, Lotim – Meski beberapa kali mendapatkan penolakan dari masyarakat Desa Kotaraja, Kecamatan Sakra Lombok Timur, Pembangunan Intalasi Pengelohan Air (IPA) untuk proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) kembali dilanjutkan setelah situasi kondusif.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Timur, Achmad Dewanto Hadi menyampaikan IPA sendiri merupakan salah satu fasilitas penunjang pembangunan SPAM. IPA ini akan dijadikan sebagai lokasi penampungan sebelum air dialirkan ke wilayah selatan dengan kapasitas daya tampung 100 liter per detik.
“Pengerjaan proyek IPA ini tetap berlanjut, proyek SPAM harus tuntas pada tahun tahun ini. IPA ini selain sebagai tempat penampungan juga sebagai lokasi pengolahan,” ujarnya kepada media, Selasa (13/06).
Dia menyebutkan, progres pengerjaan jaringan SPAM ini telah berjalan dengan sangat baik. Terutama beberapa pekerjaan inti proyek tersebut. Baik itu berkaitan dengan pemasangan jaringan pipa termasuk juga pekerjaan IPA.
Sumber mata air yang akan dialirkan untuk proyek ini dipastikan sudah tidak ada masalah atau penolakan lagi dari masyarakat. Sebab pihaknya bersama unsur terkait telah telah mencari alternatif lain dengan mencari sumber mata air lain untuk mengairi proyek tersebut.
“Kami sudah punya mata air lain yakni mata air Tibu Kroket yang ada di Kembang Kuning, air di Kali Odang yang juga telah kita beli, itu nanti yang akan kita drop ke IPA,” ujarnya.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
Aliran air SPAM Pantai Selatan ini lanjut Dewanto, nantinya akan memprioritaskan masyarakat yang ada di wilayah selatan seperti Kecamatan Jerowaru dan Kecamatan Keruak, untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Setelah itu baru pengembangan air bersih SPAM ini untuk masyarakat di Kecamatan Sikur, dan kecamatan lainnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







