GerbangIndonesia, Lombok Timur – Operasi pemisah bayi asal Desa Suangi Timur, Kecamatan Sakra, Muhammad Karunia diharapkan segera dilakukan. Mengingat usia bayi tersebut yang semakin bertambah.
Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43
Sri Nurul Hidayati, orangtua Muhammad Karunia menyampaikan kondisi anaknya saat ini dalam kondisi sehat dan pertumbuhannya normal seperti anak-anak pada umumnya. Akan tetapi yang menjadi masalah ialah anaknya susah Buang Air Besar (BAB) karena tidak memiliki anus sehingga ketika ingin BAB butuh alat bantu.
“Kami berharap agar pelaksanaan operasi segera dilakukan. Karena ketika BAB perutnya kembung, karena lubang anusnya kecil sekali, apa lagi sekarang anak kami sudah bisa makan. Kalau sudah makan, perutnya itu akan kembung,” ungkapnya saat ditemui di rumahnya, Senin (17/07/2023).
Selain percepatan operasi pemisahan badan, ia juga berharap agar pembuatan lubang anus juga bisa dipercepat, agar semua oragan tubuh anak bisa berfungsi dengan normal, terutama saat BAB. Terlebih saat ini usai anak sudah mengijak usia delapan bulan, dimana selain mengonsumsi ASI anak juga sudah mulai diberikan makanan tambahan.
Ia khawatir, jika pelaksanaan operasi tidak segera dilakukan, maka akan semakin menyulitkan anak untuk kencing dan BAB. Sehingga benjolan yang ada di samping perut anak semakin membesar. Bahkan dengan kondisi seperti itu, anak tersebut sering mengeluarkan darah ketika BAB.
“Kami sangat berharap pelaksanaan Operasi baik pemisahan maupun pembuatan lubang anus segera dilakukan. Saya kasian lihat nak saya kalau BAB itu susah,” harapnya sembari menyeka air mata.
Saat ini anak tersebut sudah ditangani oleh pihak RSUP NTB, baik perawatan maupun pelaksanaan operasinya nanti. Operasi pemisah rencananya akan dilakukan di RSUP NTB oleh dokter spesialis RSUD Soetomo Surabaya. Akan tetapi untuk jadwal pelaksanaan operasi sendiri sampai saat ini belum ada kepastian.
Terkait jadwal operasi kata dia, pihak RSUP NTB masih menunggu informasi dan jadwal dari dari pihak Rumah Sakit Soetomo Surabaya. Namun pemeriksaan persiapan operasi sudah dilakukan, seperti Rontgen, CT Ccan dan pemeriksaan lainnya.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
“Kami disuruh nunggu dulu. Kata pihak RSUP NTB masih menunggu dari RSUD Soetomo Surabaya,” pungkasnya. (par)
Editor:Lalu Habib Fadli







