GerbangIndonesia, Lombok Timur – Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy meresmikan Ruang Publik Terbuka (RTP) dan Pusat Kuliner Pancor, Selasa (18/07/2023). Keberadaan RTP dan Pusat Kuliner ini diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya para UMKM di Kabupaten Lombok Timur.
Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43
Bupati HM Sukiman Azmy menyampaikan, rencana pembangunan RTP dan Pusat Kuliner tersebut sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun 2013 lalu. Namun pada tahun itu banyak masyarakat dan pedagang yang menolak. Kemudian pada tahun 2018 lalu, Pemkab Lombok Timur kembali melakukan negosiasi kepada masyarakat, sehingga menyetujui selanjutnya dilakukan pembangunan.
“Anggaran pembangunan taman dan pusat kuliner ini bersumber dari Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Pemukiman NTB,” ungkapnya.
Desain awal dari kedua taman tersebut diakui berbeda dengan yang sekarang. Hal itu dikarenakan dampak Covid-19 yang mengakibatkan anggaran untuk pembangunan kedua taman ini dikurangi dari anggaran yang sebelumnya dijanjikan.
Dalam proses pembangunan kedua taman tersebut kata Sukiman, baik RTP maupun dan Plaza Sopoq Angen ini, Balai Pemukiman wilayah NTB tidak konfirmasi kepada Pemkab Lombok Timur terkait model dan bentuk kedua bangunan tersebut. Sehingga model ke depannya akan dikoreksi dan dilakukan perubahan di beberapa titik oleh Pemkab Lombok Timur.
“Tapi kita tetap syukuri ini semua. Memang banyak yang protes kepada saya kenapa modelnya begini, begitu kenapa tulisannya seperti ini. Jadi tulisan ini juga nanti kita akan ubah ke depannya,” ungkap Bupati.
Untuk itu, ia berjanji akan menganggarkan kembali dua areal tersebut pada APBD Perubahan 2023 atau APBD Murni tahun 2024 mendatang. Bahkan ia berencana akn mengubah nama areal tersebut menjadi Plaza Hamzanwadi.
“Tempat ini dulu memiliki sejarah. Di tempat ini dulu sering digunakan sebagai tempat musyawarah oleh para orang tua kita dan Maulana Syaikh untuk melawan para penjajah,” paparnya.
Semntara itu, Camat Selong, Baiq Widiani Asturi menyampaikan, sejauh ini sebanyak 74 pedagang atau UMKM yang sudah mendaftar untuk berjualan di tempat tersebut. Akan tetapi masih banyak yang masih menunggu untuk diberikan izin berjualan. Sebagian besar UMKM tersebut bwrasal dari wilayah Pancor sendiri dan beberapa berasal dari luar.
“Kami prioritaskan dulu pedagang yang ada di Pancor. Tapi ada sekitar 20 orang pedagang dari luar Pancor juga yang berjulan di sini,” terangnya.
Kata dia, pada tahun 2024 mendatang lapak para UMKM akan diseragamkan. Pusat kuliner malam ini akan beroperasi mulai pukul 17:00 wita sampai 24:00 wita.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
Dirinya optimistis dengan diresmikannya RTP dan Pusat Kuliner ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat setempat, khususnya para pelaku UMKM di Lombok Timur. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







