Gerbangindonesia, Lombok Utara – Puluhan perempuan dan pemuda di Kabupaten Lombok Utara (KLU) mendapat pelatihan program literasi digital. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW) NTB yang bekerjasama dengan The Asia Foundation itu, berlokasi di Kantor Desa Jenggala Kecamatan Tanjung, Senin (31/07/2023).
Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43
Pendamping Lapangan PPSW NTB Desi Yuliana Aprilia mengungkapkan, dalam kegiatan ini merupakan upaya untuk membuat perempuan dan pemuda secara umum bisa memanfaatkan penggunaan smartphone untuk hal positif. Misalnya seperti pembuatan Curiculum Vitae (CV) serta membuat surat lamaran secara online bukan lagi manual. Tercatat dalam kegiatan ini sekitar puluhan orang mendapat pelatihan dari narasumber yang berkompeten.
“Kami melihat masyarakat belum memanfaatkan HP secara maksimal. Misalnya, ada yang masih menganggur kita share ilmu untuk membuat CV. Demikian dengan surat lamaran sekarang kan sudah tidak lagi ditulis tapi diketik menggunakan WPS Office di HP,” ungkapnya.
Menurutnya, dari pelatihan ini diharapkan volunteer bisa mencari sekitar 30 penerima manfaat untuk membagikan ilmu yang sudah didapat. Di Lombok Utara secara khusus, pihaknya menyebut sudah memberikan pelatihan terhadap ratusan penerima manfaat. Di PPSW NTB lanjut Desi, juga terdapat program lain yaitu Go Digital yang mana memusatkan untuk pemasaran produk UMKM secara online.
“Termasuk melatih membuat label sampai pemasarannya tetapi itu program yang berbeda. Saat ini kami fokus pelatihan digital untuk CV. Kita harap semakin banyak yang menerima manfaat sehingga bisa membantu masyarakat mendapat ilmu baru,” tandasnya.
Sementara itu, Program Officer The Asia Foundation Jojor Sri Rezeki Tobing menjelaskan usai pandemi diketahui banyak masyarakat khususnya perempuan dan pemuda kehilangan pekerjaan. Sejalan dengan itu The Asia Foundation memiliki program yang menyasar Jawa Barat, Kalimantan Barat, dan NTB untuk melatih anak muda memperkenalkan literasi tersebut. Sebab, saat ini keterampilan disebutnya tidak hanya mencakup lifestyle semata tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk akses ekonomi digital.
“Misalnya buat para pencari kerja bisa terjun ke bursa pencari kerja online, apalagi dengan buat CV dari HP sangat efisien mereka tidak perlu membeli pulpen kertas fotocopy’an lalu cepat ngirim juga, tidak perlu pakai pos,” jelasnya.
Di sisi lain, Kepala Desa Jenggala Fakhruddin menilai kegiatan ini luar biasa untuk perempuan dan pemuda. Dengan mereka akses online bisa memudahkan mendapat peluang yang lebih besar di dunia kerja maupun marketing prodak. Hanya saja, hal ini perlu terus diedukasi ke masyarakat pasalnya masih banyak masyarakat yang terkendala dari sisi keterampilan digital maupun aspek lainnya.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
“Jadi masyarakat sedikit tidak bisa manfaatkan digital, kurang lebih 40 orang diutamakan pemuda, perempuan belum ada pekerjaan dan pelaku umkm,” pungkasnya.(iko)
Editor: Lalu Habib Fadli







