Tanaman tembakau petani yang terserang penyakit Lanas. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lombok Timur – Sejumlah tanaman tembakau milik petani di Lombok Timur mati terserang penyakit Lanas. Menindaklanjuti serangan penyakit ini, Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Lombok Timur, Mirza Sopian menyampaikan bahwa penyakit Lanas pada tanaman tembakau ini biasanya akan menyebabkan tanaman tembakau mengalami akar busuk, daun kering yang sehingga menyebabkan kematian.

Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43

Penyakit Lanas pada tanaman tembakau ini kata Mirza, biasanya muncul setelah musim hujan tiba. Dimana kelembaban tanah akan menjadi tinggi, sehingga perkembangan dan penyebaran jamur ini akan semakin cepat.

Kemunculan jamur ini pun disebabkan oleh tanah tidak diolah dengan baik dan tidak disemprotkan fungsida sebelum maupun saat penanaman tembakau. Sebab jamur penyebab penyakit Lanas ini bisa bertahan selama lima tahun di dalam tanah.

“Makanya sebelum melakukan penanaman itu sebaiknya tanah itu benar-benar diolah dengan baik, dan dilakukan penyemprotan fungsida ini bertujuan agar virus atau jamur itu mati,” ungkapnya.

Banyaknya tanaman petani yang terserang penyakit Lanas ini diakuinya baru mendapatkan laporan dari para petani. Untuk itu pihaknya akan langsung turun untuk mengecek kondisi tanaman tembakau dan memberikan fungsida kepada petani.

Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit Lanas ini, Mirza meminta agar petani mencabut tanaman tembakau yang telah terjangkit jamur kemudian dikubur atau dibakar. Hal ini bertujuan untuk membunuh jamur dan virus agar tidak meluas ke tanaman yang lain.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024

“Jangan dibuang sembarangan, lebih baik dikubur atau dibakar, kemudian yang lakukan penyemprotan fungsida. Kami akan segera turun untuk mengecek kondisi di lapangan. Kami akan data berapa luas lahan yang terdampak, kemudian nanti kami akan carikan solusi,” ungkapnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here