Gerbangindonesia, Lombok Utara – Tim kerja Bartle Bogle Hegarty (BBH) Mataram menggelar edukasi ke masyarakat yang berlokasi di Lingkungan Kebun Bawah Barat, Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Minggu (17/12/2023). Tujuan digelarnya edukasi ini semata supaya masyarakat yang belum tahu kinerja daripada aplikasi layanan jasa periklanan internasional tersebut, menjadi tahu dan mendapat manfaat bersama.
Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43
Ketua tim Kerja Kampung BBH Mataram Ahmad Yadi mengungkapkan, sasaran edukasi ini sebanyak 100 orang lebih yang mana mereka diberikan pemahaman terkait cara kerja periklanan di aplikasi BBH sehingga bisa mendapatkan uang. Dalam diskusi banyak dijelaskan menyangkut kiat kiat supaya bisa sukses dan menjadi karyawan terbaik. Demikian pula dengan segala bentuk perizinan serta tujuan adanya BBH di Mataram secara khusus dan Lombok secara umum.
“Kami murni adalah jasa perikalanan yang legal karena ada PT izin usaha semua lengkap. Kita hadir di sini supaya paling tidak masyarakat bisa mendapat penghasilan tambahan,” ungkapnya.
Dijelaskan, BBH bukan sebagaimana bisnis treding sejenis ini piur merupakan layanan periklanan. Sehingga ketika karyawan bergabung, maka akan diberikan sejumlah tugas yang langsung dibayar pada hari itu juga. Pria berjengot tipis ini mengungkap, kantor pusat BBH ada di London Inggris dan di Indonesia sendiri tercatat kurang lebih sudah berdiri puluhan kantor. Pada tahun 2024 mendatang BBH menargetkan bisa membangun kurang lebih 10.000 kantor di seluruh wilayah Indonesia.
“Peningkatan ekonomi masyarakat bisa terbantu, dan ini tidak ada yang dirugikan. Karena kalau kita download aplikasi tertentu sesuau tugas maka dibayar. Kalau kita tidak kerjakan, ya tidak dapat uang. Sekali lagi ini bukan skema ponzi tapi murni jasa perikalanan,” jelasnya.
Disebutnya antusias masyarakat cukup tinggi dalam bergabung ke BBH. Pasalnya, mendapatkan uang secara mudah serta rill pembayaran menjadi salah satu tolak ukur bukti. Maka tak ayal, di Lombok sudah berdiri sejumlah kantor dan yang teranyar ada di Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara. Yadi mengatakan khusus di Kota Mataram dalam waktu dekat juga akan segera diresmikan.
“Kantor sudah ada dibeberapa wilayah, Insyallah saya juga akan membangun kantor untuk karyawan saya yang jumlahnya sudah mencapai 60 orang lebih. Ini kita berusaha bagaimana supaya bisa sukses bersama-sama,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Lingkungan Kebun Bawah Barat Khairul Razak menyambut baik adanya aplikasi BBH yang dirasa mampu memberi dampak instans kaitan ekonomi di masyarakat. Pihaknya tidak melarang bahkan justru mendorong masyarakat jika memang hasil dan manfaat tersebut bisa dirasakan secara langsung. Terlebih ini sudah ada izin dan lain sebagainya maka menjadi peluang yang bagus ditengah himpitan ekonomi masyarakat.
“Kalau memang bisa tingkatkan kesejahteraan masyarakat kenapa tidak. Ini kan PT ada izin berarti ada penanggungjawab juga, saya sih dukung bahkan mau ikut gabung,” katanya.
Baca Juga: Polda NTB Gelar Tradisi Pedang Pora Lepas Irjen Pol Djoko Poerwanto
“Saya kira harus di sosialisasikan lebih sering lagi, karena maaf masyarakat belakangan merasa trauma (karena kasus FEC) apalagi itu korbannya banyak rugi miliaran. Tapi kalau ini kita dorong sebab bukan begitu pola kerjanya,” pungkasnya.(iko)
Editor: Lalu Habib Fadli







