Foto bersama penguji dan peserta UKW angkatan 15 -16 di Mataram, Jumat (19/01/2024). FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Mataram – Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke 15 dan 16 PWI NTB berjalan lancar dan sukses. UKW yang berlangsung 18 – 19 Januari di Prime Park Hotel Mataram kali ini, diikuti 46 wartawan dari media cetak dan media online.

Baca Juga: Hadiri Kampanye Terbuka, Sukiman Azmy Ajak Masyarakat Menangkan PKN

“Dengan adanya UKW ini, saya berharap ke depan profesi wartawan semakin profesional dan berakhlak serta kompetensinya semakin terukur,” ujar Koordinator UKW angkatan 15 dan 16, Ainur Rohim.

Yang paling penting kata Ainur Rohim, dalam menjalankan tugas, wartawan dapat memahami standar kode etik jurnalistik (KEJ) dengan baik dan berkualitas.

“Banyak orang bisa menjadi wartawan dan pandai menulis, tapi itu bukan tolak ukur wartawan berkualitas,” tegas mantan Ketua PWI Jawa Timur tersebut.

Terabaikannya kualitas wartawan lanjut dia, akan membuat praktek jurnalistik menjadi carut marut. Sebab dengan meningkatnya delik pers dan tingginya angka pelanggaran kode etik jurnalistik, justru dapat menunculkan fenomena baru yang disebut sebagai “kejahatan media” (media crime).

“Makanya standar kompetensi wartawan menjadi salah satu dari empat bagian yang diratifikasi perusahaan pers pada Hari Pers Nasional (HPN) 2010 di Palembang. Dalam Piagam Palembang itu mengamanatkan tanggungjawab Perusahaan Pers terhadap empat produk Dewan Pers, yakni Standar Perusahaan Pers, Standar Perlindungan Profesi Wartawan, Kode Etik Jurnalistik dan Standar Kompetensi Wartawan. Semuanya itu melalui UKW ini,” tutupnya.

Sama halnya yang diungkapkan Ketua PWI NTB, M. Nasrudin. Dia berharap dengan pelaksanaan UKW tahun ini bisa kembali mencetak wartawan kompeten, profesional, berwawasan dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43

“Dengan kata lain, uji kompetensi wartawan inilah menjadi tolak ukur profesionalitas wartawan,” ungkapnya. (*)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here