Gerbangindonesia, Loteng – Mendekati Pemilu yang akan digelar 14 Februari mendatang, kegiatan Car Free Night (CFN) dihentikan Pemkab Loteng.
Acara Car Free Night di Lombok Tengah. FOTO IST/GERBANG INDONESIA
Informasi yang diserap media ini dari beberapa sumber menyatakan bahwa atas dasar ketertiban pelaksanaan Pemilu, Pemkab mengeluarkan instruksi untuk menyetop kegiatan yang berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) itu sejak beberapa waktu lalu.
Diinformasikan bahwa pemerintah menutup sementara kegiatan itu karena terkendala aturan tidak diperbolehkannya ada keramaian menjelang pemilu.
“Katanya sih akan dibuka lagi setelah pemilu,” ungkap salah satu pedagang yang enggan disebut namanya kepada media ini pda Jumat (26/01/2024).
Padahal, lanjut pria yang sudah membuka lapak dagangannya sejak awal dibuatnya kegiatan CFN ini, omsetnya terus meningkat saat kegiatan itu dilaksanakan.
Dibeberkan, dia bisa meraup keuntungan sampai Rp.3 juta perbulan, tetapi setelah aturan untuk menutup kegiatan itu sejak beberapa waktu lalu, dia hanya mampu meraup omzet hanya maksimal Rp 2 juta saja.
“Agak berkurang sih, belum cukup untuk kebutuhan. Yah apalagi untuk anak sekolah,” sambungnya.
Pedagang lainnya yang juga khawatir jika namanya disebut akan menjadi masalah kedepannya ikut menimpali bahwa dirinya berharap agar pemerintah daerah bisa mencabut aturan itu.
Sebab, dirinya hanya bisa mencari nafkah melalui jualan di lapak yang disediakan pada kegiatan CFN itu.
“Saya jualan online sih, tapi hasilnya tidak sebanyak saat Car Free Night itu,” keluhnya.
Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43
Sementara itu, pihak Pemerintah Kabupaten belum memberikan komentar terkait hal ini. Nomor WA yang dikontak media ini tidak aktif. (cr-dik)
Editor: Mufiq A. Wahid







