Ketua 1 Relawan Amar - Nani, Leo Supardinata. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Sumbawa Barat – Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST. M. Si – Hj Hanipah Musyafirin, S. Pt.MM Inov berencana mendaftar ke KPU pada 29 Agustus mendatang.

Baca Juga: Ribuan Relawan Siap Menangkan Bang Zul – Abah Uhel

“Dukungan dari sejumlah Parpol ini telah memenuhi bahkan melebihi syarat minimal untuk mengusung calon di Pilkada KSB yang membutuhkan lima kursi DPRD.  PDIP 5 Kursi, PKS 2 Kursi, PPP 2 Kursi dan Golkar 3 Kursi. Jadi insya Allah kita sudah sangat siap mendaftar ke KPU,” ungkap Ketua 1 Relawan Amar – Nani, Leo Supardinata, Rabu malam (21/08/2024) di Epicenter Taliwang.

Namun sebelum mendaftar, partai pendukung, rim pemenangan, dan relawan terlebih dulu akan mengadakan rapat untuk membahas teknis pendaftaran dan deklarasi.

“Pastinya seluruh tim dan relawan kita undang saat pendaftaran dan deklarasi,” terangnya.

Tim Relawan Amar – Nani sendiri kata Leo, sudah terbentuk di seluruh desa dan dusun se-Kabupaten Sumbawa Barat. Relawan masing-masing bertugas mengenalkan seluruh gagasan Amar – Nani untuk pembangunan KSB 5 tahun ke depan.

Leo juga mengatakan pihaknya tetap komitmen mengusung politik silaturahmi dengan mengedepan etika dan sopan santun. Relawan dan pendukung juga ditekankan harus dapat menahan diri untuk tidak terpancing isu-isu provokatif serta hal lain yang tujuannya hanya untuk memecah belah.

Menurutnya, sesuai dengan tagline AMANAH yang di usung Amar – Nani relawan juga ditekankan untuk tidak berkomunikasi dengan cara sarkastik serta tidak memperhatikan budaya dan sopan santun karena akan memberikan efek yang tidak baik pada masyarakat.

“Tidak pula memainkan politik kepentingan kelompok yang berbasis pada isu kepemimpinan putra lokal karena sangat kontraproduktif serta bisa mencabik dan mengoyak ikatan kebangsaan,” jelasnya.

Baca Juga: PLN Icon Plus dan Pemprov NTB Bersinergi Wujudkan Bumi Gora Menuju Green & Smart Productivity

“Politik yang mengedepankan tata krama, etika, serta sopan santun akan membuat situasi Pilkada lebih sejuk dan adem. Apalagi dibarengi dengan sikap saling menghormati dan menghargai antar sesama,” tutupnya. (*)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here