Gerbang Indonesia | Lombok Tengah – Organisasi wartawan tertua di Lombok Tengah FWLT (Forum Wartawan Lombok Tengah) berkolaborasi dengan PT Mitra Alam untuk menyehatkan kembali tanah di wilayah wisata.

Cara yang dilakukan adalah dengan melakukan penanaman pohon atau penghijauan di Desa Selong Belanak Kecamatan Praya Barat sebagai salah satu daerah destinasi wisata paling maju di Lombok Tengah.

Direktur Utama PT Mitra Alam, H Lalu Fathurrahman dalam sambutannya mengatakan kolaborasi antara FWLT dengan perusahaan yang dipimpinnya sebenarnya sudah lama terjalin. Hal itu karena kedua pihak sama-sama peduli terhadap dunia pariwisata.

“Kegiatan ini penting untuk kelestarian lingkungan, kalau lingkungan asri pariwisata juga maju dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Dalam sambutan yang sama, dia berpesan agar masyarakat tetap menjaga lingkungan. Salah satunya dengan menanam pohon yang akan menjaga lingkungan dari bencana banjir di musim penghujan dan bencana kekeringan di musim kemarau.

Bahkan, lanjutnya, pohon yang ditanam saat ini akan bisa menjadi salah satu ‘ladang uang’ di masa tertentu nantinya bagi masyarakat setempat.

“Kemarin ada pohon terambesi yang kita tanam tahun 2010 sudah bisa ditebang 7 buah dan itu jadi 50 kubik, bisa jadi bahan meubler,” ceritanya memberi motivasi.

Namun begitu, Fathur juga mengingatkan agar masyarakat juga sadar akan kebersihan lingkungan sebagai dasar kemajuan daerah pariwisata. Jangan ada lagi masyarakat yang membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik yang akan mencemari wajah daerah wisata. Apalagi sampai membuang sampah di aliran sungai.

“Kalau wilayah ini asri dan hijau wisatawan banyak yang datang, mereka itu kan datang bawa rejeki,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua FWLT Akhmad Said mengatakan kegiatan penanam pohon ini merupakah agenda tahunan forum dalam rangka mendukung kelestarian lingkungan. Menurutnya wartawan tidak hanya bertugas untuk mecari, membuat dan menyebarkan berita saja akan tetapi ada tanggung jawab moril yang diemban seabgai agen perubahan dan sebagai agen kontrol..

“Kami berharap masyarakat mendukung program ini dan ikut juga menanam pohon bersama kami,” harapnya.

Tidak jauh berbeda dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lombok Tengah, Lalu Rinjani yang mewakili Bupati HL Pathul Bahri dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap FWLT yang melaksanakan kegiatan ini. Apalagi menjadikan kegiatan ini sebagai agenda tahunan.

“Kita semua memang berkewajiban menjaga lingkungan kita,” katanya.

Apalagi fokus program pemerintah saat ini adalah ketahanan pangan yang sebelumnya juga sempat dicanangkan hari desa nasional dengan program utama saat itu adalah penanaman satu juta pohon. Sehingga dikatakan Rinjani bahwa progam FLWT bersama PT.Mitra Alam ini selaras dengan program pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Tidak hanya pohon, tanaman sayuran juga penting di pekarangan. Itu untuk mendukung gerakan ketahanan pangan nasional melalui swasembada pangan yang dimulai dari desa,” lanjut Rinjani.

“Jadi kita jangan hanya membeli, harus bisa produksi sendiri,” tandasnya.

Sebagai informasi, jumlah bibit tanaman yang disediakan oleh FWLT dan PT.Mitra Alam berjumlah sekitar 1.000 bibit pohon berbagai jenis. Sebagian bibit dimaskud dibagikan kepada masyarakat sekitar untuk ditanam di lahan masing-masing dan sebagiannya lagi penanaman dipusatkan di sekitar lingkungan Ponpes Darussalam NW Selong Belanak. Selain penanaman pohon, kegiatan juga dirangkai dengan santunan puluhan anak yatim dan lasia yang berasal dari desa setempat.

Acara sendiri dihadiri juga oleh Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah, HL Sarjana yang dalam sambutannya sempat berjanji akan memberikan dana pokok pikiran (pokir) pada tahun 2026 mendatang untuk wilayah Desa Selong Belanak.

Hal itu dikarenakan ruas jalan yang dilalui menuju lokasi penghijauan tergolong rusak cukup parah sementara menjadi salah satu jalan pendukung majunya destinasi wisata di Selong Belanak ini.

“Silakan dicatatat, nanti saya arahkan pokir saya ke sini,” janjinya. (fiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here