GerbangIndonesia, Mataram – Menjelang pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) perdana tahun 2025, Asosiasi Pedagang Asongan (APA) Nusa Tenggara Barat (NTB) gencar melakukan persiapan untuk memastikan agenda acara berjalan efektif. Raker yang akan digelar di Bhumi Resto, Jempong, Mataram, Kamis (17/04/2025) mendatang ini diharapkan menjadi momentum krusial dalam menyusun langkah strategis peningkatan kesejahteraan ribuan pedagang asongan di NTB.
Baca Juga: NTB Panen Medali di Porwanas Banjarmasin, Buntuti Tuan Rumah di Posisi Puncak Klasemen
Ketua Umum APA NTB, Kamarudin mengungkapkan bahwa rapat kali ini akan dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus, termasuk Dewan Penasihat dan Dewan Pembina yang terdiri dari tokoh masyarakat, akademisi, serta praktisi bisnis.
“Kami telah menyusun draf agenda dan materi presentasi untuk memastikan waktu rapat digunakan secara optimal. Target kami adalah menghasilkan keputusan konkret yang langsung menyentuh kebutuhan anggota,” ujarnya kepada media, Selasa (15/04/2025).
Persiapan meliputi koordinasi dengan pihak Bhumi Resto terkait protokol acara, distribusi undangan, hingga pengumpulan masukan dari anggota di seluruh kabupaten/kota se-NTB. Beberapa isu yang telah masuk antara lain keluhan terkait persaingan dengan ritel modern, minimnya akses modal, dan ketidakpastian lokasi berjualan.
Raker akan fokus membahas empat agenda utama:
• Pembahasan soal AD/ART APA NTB
• Evaluasi program bantuan modal dan pelatihan kewirausahaan.
• Percepatan kerja sama dengan Pemprov NTB untuk memperjuangkan Perda Perlindungan Pedagang Asongan.
• Pengembangan platform pemasaran digital guna memperluas jangkauan pasar produk anggota.
Baca Juga: PLN Icon Plus dan Pemprov NTB Bersinergi Wujudkan Bumi Gora Menuju Green & Smart Productivity
Kamarudin menekankan, kehadiran Dewan Penasihat dan Pembina akan memberikan perspektif holistik, terutama dalam menyusun strategi advokasi dan inovasi bisnis. “Kami ingin para pedagang tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh seiring perkembangan zaman,” tambahnya. (*)
Editor: Lalu Habib Fadli







