Pulau Gili Meno yang tengah dalam kondisi krisis air. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

Gerbangindonesia, Lombok Utara – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) membantah ada pengajuan anggaran untuk proyek pipa bawah laut gili meno, demikian disamaikan Kepala Dinas PUPR Lombok Utara Kahar Rizal, Jumat (01/08/2025).

“Tidak pernah ada dalam dokumen perencanaan dan penganggaran kami, kalau untuk pengadaan pipa bawah laut,” ungkapnya

Dikatakannya, Dinas PUPR saat ini akan melakukan solusi jangka pendek untuk mengatasi kekurangan air di Gili Meno yakni dengan cara menganggarkan untuk melakukan distribusi air bersih untuk masyarakat.

“Yang ada itu hanya anggaran pendistribusian air ke gili meno,” ujarnya.

Kahar Rizal menegaskan, pada prinsipnya Pemerintah melalui Perumda PDAM Amerta Dayan Gunung, sudah menjalin KPBU dengan PT TCN selaku pihak ketiga untuk penyediakan air bersih dengan sistem SWRO (Sea Water Reverse Osmosis). Kami pastikan skema kerja sama tersebut masih berlaku sampai saat ini.

“Kita tetap mengikuti kebijakan pemerintah dengan SWRO. Kami juga tidak pernah menganggarkan pemasangan pipa bawah laut di gili meno baik di tahun 2024 maupun tahun 2025 ini,” jelasnya.

“Selain karena sudah di KPBU kan kemampuan anggaran pemda juga tidak memungkinkan,” imbuhnya.(iko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here