Embun pagi di lereng Lingsar belum sepenuhnya hilang ketika langkah-langkah berat sepatu lars terdengar di jalan tanah Dusun Awang Madia, Desa Giri Madia. Di antara kabut tipis dan rimbunnya pepohonan bambu, sejumlah prajurit TNI bersama warga tampak menuruni bukit membawa paralon pipa air berukuran sedang.
Baca Juga: NTB Panen Medali di Porwanas Banjarmasin, Buntuti Tuan Rumah di Posisi Puncak Klasemen
Tanah basah menempel di telapak kaki, namun tak satu pun mengeluh. Di tengah udara sejuk yang sesekali diselimuti gerimis, mereka bekerja bahu-membahu, menanam pipa hidram yang kelak akan menyalurkan air bersih ke rumah-rumah warga di bawah sana.
“Pemasangan pipa dari mata air ke bak sekunder ini bertujuan memperlancar alirannya ke bak penampung. Dengan kebersamaan antara Satgas dan masyarakat, semua pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dan hasilnya lebih maksimal,” kata Sertu Dewa Made Artayasa, kepala tukang di lapangan, Jumat (31/10/2025).
Pekerjaan pemasangan pipa pompa hidram ini menjadi salah satu sasaran tambahan TMMD ke-126 Kodim 1606/Mataram. Tujuannya sederhana, namun bermakna besar. Mengalirkan air dari sumber mata air di perbukitan menuju bak penampungan utama agar warga lebih mudah mengakses air bersih.
Suasana di lokasi terasa hidup. Suara cangkul yang membentur batu berpadu dengan tawa warga dan perintah tegas para prajurit. Seorang ibu-ibu menyiapkan kopi panas di bawah pondok bambu. Sementara anak-anak desa menonton dengan rasa ingin tahu.
“Kami berharap, manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat sekitar, terutama dalam mendukung kebutuhan air bersih,” ujar Dewa Made di sela istirahat. Ia percaya, dari semangat gotong royong ini, persaudaraan antara TNI dan rakyat akan semakin mengakar.
Bagi Samiudin, Kepala Desa Giri Madia, TMMD tak hanya menghadirkan pembangunan fisik. “Kehadiran TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik, namun juga memperkuat rasa persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat pedesaan,” katanya sambil menatap aliran air kecil yang mulai mengisi pipa uji coba.
Baca Juga: PLN Icon Plus dan Pemprov NTB Bersinergi Wujudkan Bumi Gora Menuju Green & Smart Productivity
Dari lereng Lingsar, air kehidupan itu bukan sekadar mengalir untuk membasahi ladang, tetapi juga menyirami hati dan rasa persatuan antara TNI dan rakyat. Karena di setiap tetes air itu, mengalir pula kisah tentang kerja keras, kebersamaan, dan cinta untuk tanah sendiri. (*)
Editor: Lalu Habib Fadli







