GerbangIndonesia, Lombok Tengah – Ketua Umum Asosiasi Pedagang Asongan (APA) Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi melantik pengurus baru untuk Kabupaten Lombok Tengah. Acara pelantikan berlangsung di Gedung PKK Lombok Tengah, Rabu (05/11/2025), dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah serta perwakilan instansi terkait.
Baca Juga: NTB Panen Medali di Porwanas Banjarmasin, Buntuti Tuan Rumah di Posisi Puncak Klasemen
Ketua Umum APA NTB, Kamarudin mengatakan pelantikan pengurus ini menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi pedagang asongan di tengah geliat ekonomi daerah. Ia berharap, kepengurusan baru dapat bekerja secara bertanggung jawab dan berkomitmen memperjuangkan kesejahteraan anggota di tingkat kabupaten, desa, hingga dusun.
“Saya tidak menyangka bahwa Lombok Tengah begitu solid. Semoga para pengurus yang baru dilantik mampu menjaga amanah dan bekerja keras untuk kemajuan para pedagang asongan di daerahnya,” ujar Kamarudin dalam sambutannya.
Komeng begitu ia disapa, menegaskan, APA NTB kini telah terbentuk di enam kabupaten/kota dan berkomitmen memperkuat eksistensi pedagang asongan agar tidak dipandang sebelah mata.
“Kami ingin pedagang asongan menjadi bagian dari upaya menuju NTB yang makmur dan mendunia,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua APA Lombok Tengah, Syamsul Rizal menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia berjanji akan menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab dan mempererat sinergi dengan pemerintah daerah, DPRD, serta aparat penegak hukum.
“Kami siap menjadikan asosiasi ini sebagai nadi perekonomian rakyat. Dengan dukungan dari semua pihak, termasuk pembina dan aparat keamanan, kami akan terus berbenah menuju pedagang asongan yang mandiri dan tertata,” ucapnya.
Hadir mewakili Bupati Lombok Tengah, Asisten II Setda Lombok Tengah, H. Lendek Jayadi, SE., MM. Dalam sambutannya, Asisten mengapresiasi terbentuknya asosiasi tersebut di Lombok Tengah. Ia menggambarkan posisi Lombok Tengah sebagai “titik tengah” perekonomian NTB yang strategis dan memiliki potensi besar.
“Kalau kita ibaratkan segitiga sama sisi, maka titik tengah itu adalah posisi paling kuat dan stabil. Lombok Tengah bisa menjadi epicentrum bagi pedagang asongan di NTB, karena letaknya yang strategis dan didukung semangat para anggotanya,” ujarnya.
Menurut Lendek Jayadi, asosiasi seperti APA sangat penting dalam memperkuat peran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Pedagang asongan juga bagian dari UMKM yang harus terus diberdayakan. Pemerintah daerah siap mendorong kemitraan dan memberikan pendampingan agar mereka bisa berkembang,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perdagangan NTB, Jamaludin Malady yang mewakili Gubernur NTB, turut memberikan dukungan terhadap keberadaan APA di daerah. Ia menekankan pentingnya penataan tata niaga dan pemberdayaan UMKM agar para pedagang asongan dapat berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi berskala besar seperti WSBK dan MotoGP di Mandalika.
“Selama ini masih banyak pedagang asongan yang belum terlibat langsung dalam event besar. Ke depan, kami akan mendorong agar mereka mendapatkan ruang yang adil dan dilindungi melalui skema kemitraan, termasuk perlindungan BPJS bagi seluruh anggota,” tegas Jamal.
Baca Juga: PLN Icon Plus dan Pemprov NTB Bersinergi Wujudkan Bumi Gora Menuju Green & Smart Productivity
Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama dan penandatanganan komitmen kerja pengurus baru. Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum awal bagi APA Lombok Tengah untuk tumbuh sebagai organisasi yang profesional, mandiri, dan mampu mengangkat kesejahteraan para pedagang asongan di daerah. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD Lombok Tengah sekaligus Pembina APA Lombok Tengah Baiq Fatmah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang NTB Nasrullah serta sejumlah tamu undangan lainnya. (abi)
Editor: Lalu Habib Fadli







