GerbangIndonesia, Sumbawa – Pemerintah Kabupaten Sumbawa segera memulai pengerjaan proyek Infrastruktur Jalan Daerah (IJD) yang menghubungkan wilayah Batu Dulang hingga Tepal di Kecamatan Batu Lanteh. Proyek strategis dengan total anggaran mencapai Rp90 miliar ini ditargetkan tuntas pada akhir tahun 2026.
Kepastian tersebut disampaikan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, saat mensosialisasikan proyek tersebut di Kantor Desa Batu Dulang, Kamis (1/1/2026). Hadir mendampingi Bupati, Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, Wakil Ketua III DPRD, Sekda, serta jajaran kepala OPD terkait.
“Proyek IJD ruas Batu Dulang-Tepal ini akan segera dimulai dengan panjang jalan mencapai 8 kilometer. Alat-alat berat sudah berada di lokasi dan pengerjaan fisik akan resmi dimulai pada 7 Januari 2026 mendatang,” terang Bupati.
Bupati menjelaskan bahwa kontrak pengerjaan telah ditandatangani sejak 15 Desember 2025. Ia juga menekankan bahwa proyek ini merupakan satu dari tiga program strategis nasional yang berhasil diperjuangkan Pemkab Sumbawa untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga memberikan imbauan tegas kepada masyarakat agar tidak menghambat jalannya pengerjaan fisik di lapangan. “Jangan ganggu proyek ini, biarkan tim bekerja sesuai rencana demi kemajuan infrastruktur di wilayah kita,” tegasnya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sumbawa, Lalu Suharmaji Kertawijaya, ST, menambahkan bahwa pengerjaan ini merupakan skema multiyears atau tahun jamak yang dilaksanakan oleh PT Metro Lestari Utama. Total pagu anggaran konstruksi mencapai Rp88 miliar ditambah biaya konsultan pengawas sebesar Rp2,9 miliar.
“Perjuangan mendapatkan alokasi dana ini cukup panjang, memakan waktu hingga tiga tahun. Harapan kita, pembangunan ini akan berlanjut hingga ruas Tepal-Batu Rotok dan Lenangguar-Batu Rotok,” ungkap Lalu Suharmaji.
Terkait pembebasan lahan, ia menyebutkan terdapat sekitar 30 bidang lahan masyarakat yang terdampak. “Pendataan luasan lahan secara detail akan diinformasikan sekitar tanggal 10 hingga 12 Januari setelah proses stake out atau penataan di lapangan selesai dilakukan,” imbuhnya. (anto)







