Foto bersama usai rapat persiapan di Hotel Bidari Mataram, Senin (26/01/2026). FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Mataram – Asosiasi Pedagang Asongan (APA) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah bersiap mengukir sejarah dengan menggelar rangkaian HUT Perdana tahun 2026. Melalui rapat pemantapan yang digelar di Hotel Bidari Mataram, Senin (26/01/2026), panitia memastikan persiapan Pesta Rakyat Asongan 2026 telah memasuki tahap akhir.

Ketua Umum APA NTB, Kamarudin mengungkapkan optimismenya terhadap antusiasme berbagai pihak dalam mendukung perhelatan perdana ini.

“Tahapan penyebaran proposal ke sponsor-sponsor sudah dilakukan. Kami optimis mendapatkan dukungan maksimal. Ini adalah momentum bagi pedagang asongan untuk naik kelas dan menunjukkan peran penting mereka dalam ekosistem ekonomi NTB,” ujar Kamarudin.

Rangkaian Acara: Dari Kolam Pancing hingga Jalan Sehat

Kegiatan akan diawali dengan Lomba Mancing di Kolam Pemancingan Kura-Kura, Mataram. Acara ini tidak hanya diikuti oleh anggota asosiasi, tetapi juga melibatkan masyarakat umum serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov NTB.

“Lomba mancing sudah siap secara teknis (clear). Kami menyiapkan anggaran hadiah Rp 2.250.000 serta 45 hadiah doorprize dan petugas gabungan untuk memastikan acara seru dan tertib. Ini cara kami mempererat silaturahmi sebelum masuk ke acara puncak,” jelas Ketua Panitia, Mawardin.

Selain mancing, panitia tengah mematangkan rencana Jalan Sehat dengan opsi rute di sekitar Bank Indonesia atau Teras Udayana. Berbagai doorprize menarik dari para sponsor, mulai dari perbankan hingga pelaku usaha retail, dipastikan telah siap untuk dibagikan kepada peserta.

Pesta Rakyat dan Bazar Kuliner di Islamic Center

Puncak peringatan HUT akan diisi dengan Pesta Rakyat Asongan yang dipusatkan di pelataran parkir Islamic Center (IC) sesuai arahan Dinas Pariwisata NTB. Sebanyak 44 pedagang asongan dari seluruh NTB akan menampilkan berbagai kuliner olahan lokal khas asongan.

Mawardin menambahkan bahwa acara puncak ini akan dirancang sangat inklusif. “Kami akan menghadirkan Bazar Wisata Kuliner, pentas seni dari kelompok disabilitas (Band dan Pianis Disabilitas), serta penampilan pelajar SMA di Kota Mataram. Namun, untuk efisiensi, lomba memasak yang sebelumnya direncanakan kini ditiadakan agar fokus pada kualitas bazar,” tambahnya.

Dukungan Sponsor dan Harapan Ekonomi

Hingga saat ini, sejumlah sponsor besar telah mengonfirmasi keterlibatan mereka, antara lain Bank NTB Syariah, BPR NTB, BPJS Ketenagakerjaan, BAZNAS, Lombok Epicentrum Mall, hingga berbagai toko peralatan pancing dan perhotelan.

Kamarudin berharap kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan anggotanya. “Kami ingin acara ini meningkatkan ekonomi pedagang asongan dan mempromosikan kuliner lokal NTB secara luas. Semoga ini menjadi langkah awal untuk memajukan NTB lebih gemilang,” tutupnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here