Gerbangindonesia.co.id – Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur secara resmi mengawali langkah kontingen daerah menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Nusa Tenggara Barat 2026. Sebanyak 639 atlet, pelatih, dan ofisial diberangkatkan untuk mengikuti pesta olahraga tingkat provinsi yang akan digelar di sejumlah kabupaten/kota di NTB.

Prosesi pelepasan berlangsung di halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Kamis (9/7/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin bersama Wakil Bupati H. Mohon Edwin Hadiwijaya. Momen tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah kepada para atlet yang akan membawa nama daerah di arena kompetisi.

Dalam arahannya, Bupati Haerul Warisin menegaskan bahwa setiap atlet yang terpilih merupakan representasi terbaik Lombok Timur setelah melalui proses pembinaan yang tidak singkat. Ia menilai keberhasilan mencapai level Porprov merupakan hasil dari latihan yang berkesinambungan, disiplin tinggi, serta tekad kuat untuk terus berkembang.

Bupati berharap seluruh anggota kontingen mampu menjaga fokus selama pertandingan dan tidak terbebani oleh nama besar lawan. Menurutnya, kesiapan mental memiliki peran yang sama pentingnya dengan kemampuan teknis di lapangan.

Ia juga mengingatkan bahwa membawa identitas daerah berarti turut menjaga kehormatan Kabupaten Lombok Timur. Oleh sebab itu, seluruh atlet diminta menunjukkan sikap sportif, menjunjung etika, menghargai lawan, serta mematuhi seluruh aturan pertandingan.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan atlet, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah menyiapkan penghargaan bagi mereka yang sukses meraih medali emas. Bupati berharap penghargaan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi seluruh atlet untuk tampil maksimal di setiap cabang olahraga yang diikuti.

Sementara itu, Ketua Kontingen Lombok Timur, H. Ridatul Yasa Sutaryadi, mengungkapkan bahwa Porprov XII NTB tahun ini mempertandingkan 54 cabang olahraga. Dari jumlah tersebut, Lombok Timur mengambil bagian pada 46 cabang olahraga dengan kekuatan sekitar 639 personel yang terdiri atas atlet, pelatih, dan ofisial.

Menurutnya, pelaksanaan pertandingan tersebar di beberapa daerah. Kota Mataram menjadi pusat penyelenggaraan dengan 30 cabang olahraga, disusul Lombok Tengah sebanyak 11 cabang, Lombok Barat tujuh cabang, Kabupaten Lombok Timur menjadi tuan rumah untuk cabang tinju, kabaddi, dan pencak silat, sedangkan Kabupaten Sumbawa Barat menyelenggarakan dua cabang olahraga.

Ridatul menjelaskan bahwa proses persiapan telah dimulai jauh sebelum pelaksanaan Porprov melalui program pemusatan latihan secara bertahap. Program tersebut difokuskan untuk meningkatkan kemampuan teknik, kebugaran fisik, hingga kesiapan mental para atlet dalam menghadapi persaingan.

Sebanyak 189 atlet mengikuti program latihan intensif sebagai bagian dari strategi pembinaan menuju target pencapaian terbaik. Dengan modal tersebut, Lombok Timur optimistis mampu memperbaiki hasil pada Porprov sebelumnya yang menempatkan daerah ini di posisi ketiga klasemen akhir.

Selain peningkatan kualitas latihan, perhatian terhadap keselamatan atlet juga menjadi prioritas. Sebanyak 500 atlet telah memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan selama pelaksanaan Porprov. Pemeriksaan kesehatan dan tes kebugaran pun dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh atlet berada dalam kondisi siap bertanding.

Dukungan pemerintah tidak berhenti pada aspek pembinaan. Melalui program Bapak Asuh, setiap cabang olahraga yang bertanding di Lombok Timur akan mendapatkan pendampingan sebagai upaya memperkuat koordinasi dan memenuhi kebutuhan atlet selama kompetisi berlangsung.

Dengan kekuatan ratusan atlet yang telah dipersiapkan melalui pembinaan berjenjang serta dukungan penuh dari pemerintah daerah, Lombok Timur menatap Porprov XII NTB 2026 dengan optimisme tinggi. Kontingen Bumi Patuh Karya berharap mampu meningkatkan raihan prestasi sekaligus memperkokoh posisinya sebagai salah satu kekuatan olahraga di Nusa Tenggara Barat.(dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here