GerbangIndonesia, Lombok Barat — Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Ketejer, Desa Suka Makmur, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, berlangsung meriah dan penuh keakraban. Berbeda dari biasanya, rangkaian penutup Maulid Nabi diwarnai berbagai lomba unik yang melibatkan hampir seluruh lapisan masyarakat.
Kegiatan yang rutin digelar setiap tahun tersebut dilaksanakan pada sore hari. Bukan sekadar perlombaan, acara ini menjadi hiburan sekaligus ajang mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antarwarga Dusun Ketejer.
Menariknya, peserta lomba tidak hanya berasal dari kalangan pemuda dan remaja. Para bapak-bapak hingga ibu-ibu turut ambil bagian. Suasana pun semakin ramai ketika para peserta menunjukkan keberanian, kreativitas, dan semangat mereka dalam mengikuti lomba yang dinilai seru sekaligus menantang adrenalin.
Ketua Panitia, Hulaimi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin masyarakat Dusun Ketejer setiap tahun dalam rangka memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Acara ini rutin kami lakukan setiap tahun. Tujuannya untuk memeriahkan Maulid Nabi sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga,” ujar Hulaimi.
Menurutnya, seluruh pembiayaan kegiatan berasal dari swadaya masyarakat, termasuk dukungan dari para pemuda dan remaja Dusun Ketejer. Semangat gotong royong tersebut menjadi salah satu kekuatan utama sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan meriah.
“Dana kegiatan ini murni dari sumbangan masyarakat, termasuk para pemuda dan remaja. Tidak ada tujuan lain selain untuk memeriahkan Maulid Nabi dan menjaga kebersamaan,” katanya.
Antusiasme warga terlihat sejak perlombaan dimulai. Sorak-sorai dan tawa warga mengiringi setiap peserta yang tampil. Bahkan, keterlibatan lintas usia membuat suasana semakin hangat dan menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat.
Hulaimi menegaskan, berbagai lomba tersebut bukan semata-mata untuk mencari siapa yang paling unggul, melainkan menjadi sarana bagi warga untuk berkumpul dan menjaga hubungan kekeluargaan.
“Yang paling penting adalah kebersamaan. Kami ingin melalui kegiatan seperti ini tali silaturahmi dan persaudaraan di antara warga semakin kuat,” ujarnya.
Dengan semangat gotong royong dan partisipasi seluruh warga, perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Ketejer pun ditutup dengan suasana penuh kegembiraan. Tradisi tahunan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa peringatan keagamaan dapat dikemas secara kreatif, meriah, dan tetap mengedepankan nilai kebersamaan masyarakat. (dil)







