Ilustrasi Hutan Lombok Utara. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

Gerbangindonesia, Lombok Utara – Tutupan kawasan hutan di Kabupaten Lombok Utara masih bertahan di atas 30 persen dari luas wilayah. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga kualitas lingkungan daerah, terutama keseimbangan lahan dan kualitas udara.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lombok Utara, Husnul Ahadi, mengatakan persentase tutupan hutan tersebut masih berada di atas ambang batas yang menjadi perhatian dalam penilaian kerawanan lingkungan.

“Termasuk juga hutan kita, karena standar hutan itu kalau di bawah 25 persen dari luasan daerah, itu yang masuk dalam kategori rawan,” jelas Husnul, Selasa (27/10/2026).

Menurutnya, keberadaan kawasan hutan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Tutupan hutan yang terjaga dapat mendukung kualitas udara, mempertahankan fungsi lahan, serta membantu menjaga daya dukung lingkungan di tengah perkembangan aktivitas masyarakat dan pembangunan daerah.

“Kita terus ingatkan kepada masyarakat supaya untuk bersama menjaga hutan hutan kita ini,” katanya.

Meski demikian, persentase tutupan hutan perlu tetap menjadi perhatian dalam pengelolaan lingkungan jangka panjang. Upaya menjaga kawasan hutan dan mencegah penurunan tutupan lahan menjadi bagian penting untuk mempertahankan kondisi lingkungan yang baik di Lombok Utara.

“Kita juga berkoordinasi dengan polisi hutan untuk bagaimana mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti penebangan liar dan lain-lain,” pungkasnya.(iko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here