Pegawai RSUD terlihat serius mengikuti pelatihan di Aula. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

Gerbangindonesia, Lombok Utara – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus memacu peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan kompetensi dan profesionalisme para tenaga kesehatan (nakes). Langkah nyata ini diwujudkan lewat gelaran In-House Training (IHT) yang berlangsung di Ruang Aula Utama Segara Anak RSUD KLU, Sabtu (17/10/2026).

​Pelatihan internal ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya pemenuhan standar kualifikasi dan kompetensi nakes sesuai regulasi akreditasi rumah sakit.

​Tak tanggung-tanggung, RSUD KLU membekali para nakes dengan lima materi vital sekaligus, meliputi Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), Early Warning System (EWS), Manajemen Nyeri, Edukasi Spill Kit, hingga Pencegahan Bunuh Diri.

​Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) RSUD Kabupaten Lombok Utara, Okta Santika Iriani, menyampaikan bahwa kelima materi tersebut dipilih secara komprehensif untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan keterampilan nakes dalam menangani berbagai situasi klinis maupun darurat di lapangan.

​”Peningkatan kompetensi secara berkelanjutan adalah kunci utama dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman dan tepat. Melalui In-House Training ini, kami ingin memastikan seluruh tenaga kesehatan RSUD KLU memiliki pemahaman yang makin matang dan tanggap sesuai standar akreditasi yang berlaku,” ujar Okta Santika Iriani saat memberikan keterangan, Senin (19/10/2026).

​Okta menjelaskan, penanganan darurat medis seperti BHD dan EWS sangat krusial untuk deteksi dini perburukan kondisi pasien.

Sementara manajemen nyeri, edukasi penanganan tumpahan bahan berbahaya (spill kit), serta kewaspadaan pencegahan bunuh diri menjadi pilar penting dalam mewujudkan lingkungan perawatan yang aman dan humanis.

“Dengan penguatan kapasitas ini, manajemen RSUD Lombok Utara berharap budaya keselamatan pasien (patient safety) makin tertanam kuat di setiap unit kerja,” harapnya.

​”Kami terus berkomitmen mewujudkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya profesional dan berkualitas tinggi, tetapi juga humanis dan mengedepankan keselamatan pasien di atas segalanya,” tutup Okta.(iko)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here