Foto ilustrasi

GerbangIndonesia, Lombok Barat – Suasana Perumahan Griya Taman Sari, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, mendadak gempar, Rabu (4/11/2026). Seorang anggota Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) berinisial IS ditemukan meninggal dunia di kediamannya.

Korban ditemukan sekitar pukul 11.30 WITA. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, korban diduga meninggal akibat gantung diri. Namun, hingga kini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian tersebut.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Terlebih, IS selama ini dikenal sebagai sosok yang ramah, ceria, dan mudah bergaul dengan tetangga.

Kapolsek Labuapi, Slamet Riyadi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa penanganan telah dilakukan oleh pihak kepolisian, sementara penyebab kematian korban masih dalam proses penyelidikan.

“Untuk penyebab kematian korban masih dalam pendalaman. Penanganannya sudah dilakukan oleh anggota kepolisian, dan kasus ini juga masih didalami oleh Direktorat Reserse Kriminal Polda NTB,” jelasnya.

Usai ditemukan, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) NTB untuk penanganan lebih lanjut.

Kesedihan juga dirasakan warga yang mengenal korban. Salah seorang tetangganya, Supriyadi, mengaku sempat bertemu langsung dengan IS sekitar pukul 10.00 WITA atau beberapa saat sebelum peristiwa tersebut diketahui.

“Saya sempat bertemu dengan beliau sekitar pukul 10.00 WITA. Namun, tidak menyangka beberapa saat kemudian terjadi peristiwa seperti ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Hariyadi, mengaku pertama kali mengetahui kejadian tersebut setelah mendengar istrinya berteriak histeris. Mendengar teriakan itu, ia langsung bergegas menuju rumah korban untuk memastikan apa yang terjadi.

Setibanya di lokasi, Hariyadi mendapati kondisi korban sudah sangat memprihatinkan. Ia menduga korban telah meninggal dunia sebelum akhirnya dibawa ke RSUP NTB.

Di mata Hariyadi, IS merupakan sosok tetangga yang dikenal baik dan bersahabat. Selain ramah dan ceria, korban juga diketahui memiliki kegemaran memancing.

“Beliau orangnya ramah, ceria, dan suka mancing. Kami tentu sangat kehilangan atas kejadian ini,” tuturnya.

Korban diketahui meninggalkan dua orang anak. Kepergian IS secara mendadak menjadi pukulan berat bagi keluarga, kerabat, serta warga yang selama ini mengenalnya sebagai pribadi yang bersahabat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab kematian sekaligus mengungkap kronologi lengkap peristiwa tersebut. (dil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here