GerbangIndonesia, Lotim – Kepala Bidang Pelayanan PMI Lotim, Moh Nur membeberkan, masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya di masa pandemi ini tidak perlu hawatir akan tertular virus Corona. Mengingat virus Corona tidak menyebar melalui darah. Sehingga masyarakat tetap aman mendonor darah, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.
Selama ini kata Nur, pihaknya belum menemukan pendonor darah atau yang didonorkan terpapar Covid-19. Adapun pihaknya belum memiliki alat untuk pendeteksi virus Corona yang ada di pendonor.
“Hanya para pendonor kita periksa empat penyakit. Ada hepatitis B, hepatitis C, Spilis dan HIV,” terangnya.
Sedangkan untuk memenuhi stok darah di PMI selama pandemi, pihaknya melakukan donor darah pengganti. Dimana pendonor dari keluarga pasien sendiri. Namun sejak 1 Agustus, pihaknya sudah mulai melakukan mobil unit donor darah keluar sehingga bisa memenuhi kebutuhan darah pasien.
Adapun untuk teknis donor darah selama pandemi ini, para pendonor diwajibkan menjalankan protokol kesehatan. Dimana sebelum melakukan donor diwajibkan cuci tangan, menggunakan masker, pemeriksaan awal tekanan darah dan cek HB.
“Lolos dari itu, baru mereka bisa diambil darahnya,” jelasnya.
Untuk diketahui, sejak pandemi Covid-19 di Indonesia merebak, khususnya di Lombok Timur, PMI Cabang Lotim memberhentikan layanan donor darah keliling untuk sementara. Hal tersebut sesuai dengan instruksi pemerintah agar masyarakat tidak berkerumunan. (*)
Tegakkan protokol kesehatan dengan #pakaimasker, #jagajarak, dan #cucitangan.







