GerbangIndonesia, Lotim- Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Lombok Timur saat ini sudah mulai melandai. Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lotim H Fathurrahman.

Kendati demikian, ia tetap mengimbau kepada masyarakat agar tetap disiplin menerapkan Protokol kesehatan dan masyarakat tetap waspada terhadap Covid-19.

“Mudah-mudahan tidak terjadi dan insya Allah kalau protokol kesehatan kesehatan diterapkan, maka perlahan kita terbebas dari Covid-19. Koncinya hanya kedisiplinan saja,” ucapnya.

Adanya catatan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim, dari hasil evaluasi yang dilakukan ditemukan masih adanya beberapa sekolah yang masih kurang ketat menjalankan protokol kesehatan. Sehingga Dirinya berharap semua kompenen sekolah-sekolah tersebut agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan. Mengingat penenerapan protokol kesehatan tersebut untuk kesehatan dan kebaikan bersama.

Ia juga menekankan bagi sekolah-sekolah yang belum ketat menjalankan protokol kesehatan, agar segera melengkapi protokol kesehatan, ia menilai penggunaan protokol kesehatan hal yang harus diterapkan.

“Protokol kesehatan ini tidak bisa tidak untuk kita tidak disiplin menerapkannya di sekolah ini,” katanya.

Ia mengakui kasus Positif Covid-19 di Lotim, memang sudah berkurang setiap harinya. Dimana di hari sebelumnya angka positif Covid-19 di Lotim mencapai angka 10 lebih perharinya, namun saat ini angka kasus positif hanya lima kebawah.

“Tadi malam kita tidak ada yang positif tidak ada yang sembuh, seperti data kemarin,” imbuhnya.

Untuk data kasus Covid-19 tertanggal (24/11) masih berada pada angka 21 terkonfirmasi yang sedang dirawat di RSUD R Soedjono Selong. Sehingga Lotim saat ini masih tetap berada pada zona kuning.

Dirinya selaku Juru bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Lotim, menghimbau kepada masyrakat Lotim, agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Lebih khusus dirinya menekankan kepada sekolah-sekolah yang masih kurang dalam penerapan protokol kesehatan agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Bagi sekolah-sekolah yang masih kurang sarana prasana protokol kesehatan agar sesegera mungkin untuk melengkapi protokol kesehatannya, karena ini demi kebaikan kita bersama bukan saja untuk sekolah tapi untuk masyarakat Lotim,” tutupnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here