GerbangIndonesia, Lotim – Ribuan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Asal Lombok Timur hingga kini masih berada di luar negeri. Mereka gagal dipulangkan dikarenakan pandemi Covid-19. Terlebih TKI yang berada di Malaysia, mengingat sampai saat ini Negara Malaysia masih tertutup.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lotim, Supardi mengatakan, pada tahun 2019 lalu, sebanyak 15.000 TKI asal Lotim yang berangkat ke Luar Negeri. Adapun pada bulan Januari Hingga Bulan Maret 2020 ini sebanyak 3.000 TKI yang melakukan pemberangkatan ke luar negeri.
“Jadi untuk mengetahui berapa jumlah TKI asal Lombok timur yang masih berada di luar negeri kita lihat dari berapa jumlah TKI yang berangkat,” ujar Supardi, saat ditemui di ruangannya, Selasa (22/12).
Dikatakan Supardi, pada tahun 2020 ini tercatat sebanyak 4.000 TKI asal Lotim yang sudah pulang dari Luar Negeri. 600 diantaranya yang pulang tersebut dulunya masuk secara ilegal.
Adapun sejak 2020 ini, pihaknya juga mencatat sebanyak 24 orang TKI asal Lotim, yang dipulangkan dalam keadaan meninggal dunia.
“Sejak Covid-19 itu, ada 24 orang yang pulang dalam keadaan meninggal dunia, empat orang diantaranya yang berangkat secara resmi, sisanya itu berangkat secara tidak resmi atau secara ilegal,” beber Supardi.
Lanjut Supardi, untuk menekan Jumlah TKI asal Lotim yang berangkat secara tidak resmi, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Transmigrasi Provinsi dalam bentuk pembagian tugas. Mengingat di NTB Lotim menjadi penyumbang terbanyak angka keberangkatan ke luar negeri.
“Kita akan tekan MoU dengan provinsi untuk mengurangi yang tidak resmi. Yang jelas Lotim pasti banyak , yang berangkat secara resmi saja banyak,” katanya.
Adapun sejak mewabahnya Covid-19, tercatat sebanyak 3.000 orang TKI asal Lotim yang gagal berangkat ke luar negeri karena negara tujuan tertutup untuk TKI.
Namun saat ini 23 Negara sudah membuka Negaranya untuk TKI.
“Kalau Malaysia masih tutup dan masyarakat kita di Lotim paling dominan negara tujuannya adalah Malaysia,” tutupnya. (*)








