GerabangIndonesia, Lotim – Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Lombok Timur berkomitmen memberantas peredaran Miras di Gumi Patuh Karya. Meski sebelumnya, Presiden sudah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang izin penjualan Miras.

Kasat Pol PP Lotim, Sudirman menjelaskan, Perpres tentang mengizinkan perdagangan Miras tersebut tidak mencakup semua daerah. Seperti di Lombok Timur termasuk Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Alhamdulillah NTB tidak masuk pada pada wilayah yang diizinkan untuk menjual itu. Jadi Lotim tetap kita akan musnahkan barang haram itu,” beber Sudirman saat ditemui di ruangannya, Senin (1/3).

Saat ini, pihaknya sedang melakukan pendataan lokasi penjualan dan lokasi yang kerap dijadikan sebagai tempat menjual Miras. Setelah didata, pihaknya segera bertindak.

“Kita akan datangi rumahnya dan pola kita akan kita ubah, tidak menggunakan kekerasan dan hukuman tapi lebih mengedepankan hati nurani. Kita Komunikasi kan, kita akan bimbing dia,” katanya.

Kata Sudirman, pihaknya juga sudah menyiapkan hadiah bagi peleton Pol PP yang banyak mengamankan Miras. Hal ini sebagai motifasi untuk terus memberantas Miras di Lombok Timur.

“Tadi malam juga kita amankan 33 botol Miras jenis tuak dari penjualnya,” bebernya.

Sudirman menambahkan, pihaknya juga mendorong Pemkab dan DPRD Lotim, untuk bisa merevisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Miras. Ia menilai sanksi denda Miras saat ini terlalu sedikit sehingga tidak bisa membuat efek jera bagi pelakunya.

“Dendanya itu kita naikkan lebih banyak lagi dan di penjara, supaya mereka bisa jera,” harapnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here