GerbangIndonesia, Lotim – Sebanyak 125 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Lombok Timur akan segara dibangun tahun ini. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Lotim, Sahri. Dia mengatakan, anggaran untuk pembangunan RTLH tahun ini sebesar 20 juta per unit dengan jumlah total anggaran senilai Rp 2,6 miliar.
“Kalau tahun lalu hanya 17 juta unit per unit atau kepala keluarga,” terang Sahri, Rabu (10/3).
Dikatakan Sahri, penambahan anggaran tersebut dikarenakan pembangunan RTLH diprogramkan menjadi rumah layak huni dan sehat khususnya dengan kelengkapan sanitasi.
Adapun untuk pembangunan RTLH sediri pada tahun ini akan diprioritaskan di sejumlah kecamatan yang tersebar di wilayah Lotim bagian selatan, yakni kecamatan Keruak, Jerowaru, Sakra Barat dan Sakra.
“Proses pengerjaan RTLH tersebut diupayakan agar bisa terselesaikan dengan cepat. Saat ini sedang dalam tahap verifikasi yang dilanjutkan kontruksi, sehingga dapat dikerjakan langsung,” imbuh Sahri.
Untuk penerima bantuan RTLH tahun ini, sudah diusulkan pada tahun sebelumnya. Dirinya berharap penerima bantuan RTLH pada tahun ini bisa lebih banyak dari tahun sebelumnya.
“Tapi kondisi perekonomian negara yang tidak stabil akibat pandemi Covid-19, berdampak juga terhadap anggaran di Lotim,” tutupnya. (*)







