HEARING: Sejumlah pedagang Komplek Pertokoan Pancor menggelar diskusi di Kesbangpoldagri Loti, Kamis (18/3).

GerbangIndonesia, Lotim – Puluhan Pedang di Komplek Pertokoan Pancor menggelar Hearing di Kantor Bangkespoldagri Lotim, Kamis (18/3). Pertemuan mereka bersama pemerintah daerah terkait penataan kawasan Kota Pancor.

Salah seorang pedang di Komplek Pertokoan Pancor, H Nasrullah mengatakan, dirinya dan pedagang lainnya mendukung program penataan tersebut. Hanya saja mereka berharap diberikan waktu untuk “melapak” hingga Idul Fitri mendatang.

 “Saat hearing pertama, Pemda bersikeras untuk memulai relokasi pedagang pada Maret ini. Jadi mulai 15 Maret, barang-barang kami harus sudah selesai dipindah. Tapi kami menolak, kami mau berjualan setidaknya sampai Idul Fitri,” beber Nasrul.

Sedangkan untuk lokasi pemindahan lanjut dia, hingga kini belum jelas. Pedagang diminta untuk mencari lokasi sendiri atau pindah ke Pasar Masbagik untuk berdagang.

“Kami disuruh ke Masbagik berdagang, tapi orang Masbagik aja berdagang ke sini dan toko yang di Masbagik itu juga terlalu kecil. Barang-barang kami tidak cukup,” katanya dengan nada kesal.

Sementara itu, Sekertaris Daerah Lotim, HM Juaini Taufiq yang menemui pedagang mengatakan, program penataan kawasan Pancor tersebut guna mendukung wisata religi pahlawan Nasional TGKH Zainuddin Abdul Madjid.

“Kami tidak ada niat menggusur, tetapi pemerintah hanya menggeser para pedang ini ke Gelang. Di sana kan pusat pertokoan nantinya,” jelas Sekda.

Lanjut Juaini, para pedagang tersebut nantinya akan dipindahkan ke Eks Terminal Pancor. Dimana di sana nantinya akan dibangun sebagai tempat pusat pertokoan. Mengingat Terminal Pancor saat ini sudah dipindah ke Pringgabaya, sehingga para pedagang nantinya diharapkan untuk mengisi toko tersebut.

Adapun, jumlah pertokoan yang terdampak penataan tersebut sekitar 40 pertokoan lebih. Kata Sekda, di komplek pertokoan tersebut nantinya juga akan dibentuk ruangan terbuka.

“Alhamdulillah dari hasil hearing hari ini dengan masyarakat dan pedagang sudah selesai. Hanya persoalan waktu saja. Jadi kita dengar harapan mereka,” katanya usai hearing berlangsung.

Adapun program penataan tersebut sebelumnya direncanakan pada akhir Maret ini. Namun dari hasil dengar pendapat dengan masyarakat dan para pedagang, program tersebut diundurkan hingga dua hari setelah hari raya idul Fitri mendatang. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here