GerbangIndonesia, Kota Bima – Gegara dituduh memiliki ilmu santet, rumah Jalil Tadah (57) warga Jatibaru Timur, Kecamatan Asakota, Kota Bima jadi sasaran amuk massa. Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Jalil bersama keluarganya langsung dievakuasi pihak kepolisian.

“Ada tiga orang yang kita evakuasi untuk diamankan. Kita masih terus menyelidiki kasus ini, termasuk kasus perusakan ini,” kata Kapolsek Asakota, IPTU H Syamsuddin, Rabu (24/3).

Syamsuddin menyampaikan, aksi perusakan rumah Jalil Tadah itu terjadi sekitar pukul 21.00 Wita, Selasa malam (23/3).

“Alhamdulillah, tidak ada korban. Hanya kerusakan rumah dan barang saja,” papar Syamsuddin.

Keterangan yang diperoleh wartawan menyebutkan, saat kejadian Jalil Tadah dan keluarganya sedang berada dalam rumah. Mereka sempat curiga karena tiba-tiba banyak warga yang jalan mondar mandir dekat rumahnya. Mengetahui rumahnya jadi sasaran amuk massa, Jalil Tadah dan keluarganya bergegas keluar menyelamatkan diri dibantu tetangga menyelamatkan diri ke Mapolsek Asakota.

“Sejak tadi malam anggota polisi sudah ke TKP dan melakukan olah TKP. Ada beberapa barang bukti yang sudah kita amankan,” paparnya.

Menurut Syamsuddin, permasalahan tuduhan dukun santet harus diselesaikan secara komprehensif. Artinya semua pihak harus terlibat. Termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat, dengan memberikan edukasi kepada masyarakat. Sehingga stigma dukun santet itu tidak terus berkembang. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here