Penandatanganan nota kesepakatan bersama pemberdayaan dana desa antara Pemkab Lotim dengan Kementerian Tenaga Kerja, Senin (3/5). Foto SUPADI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binlattas) Kementerian Tenaga Kerja RI Budi Hartawan menyebut Lombok Timur menjadi pionir dalam hal kesepakatan pemberdayaan dana desa untuk peningkatan kompetensi SDM.

“Model pemberdayaan tersebut adalah sesuatu yang baru sehingga akan dikembangkan, direaplikasi di daerah lain, di seluruh BLK yang ada di Indonesia untuk peningkatan kualitas SDM,” terang Budi pada acara penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama Pemberdayaan Dana Desa antara Pemkab Lotim dengan Kementerian Tenaga Kerja di BLK Lotim.

Lebih lanjut Budi menyampaikan BLK Lombok Timur juga selalu bisa diandalkan, karena telah mendapatkan taraf internasional dalam pelatihan-pelatihannya.

Kata dia, Tanpa dukungan pemerintah daerah hal tersebut tentu tidak dapat diwujudkan. Mellihat besarnya dukungan Pemda Lotim, ia berjanji untuk meningkatkan sarana dan prasarana BLK Lombok Timur agar lebih optimal.

Sementara itu, Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy menargetkan tahan 2021 ini seluruh desa dapat memanfaatkan dana desa untuk peningkatan kompetensi masyarakatnya, minimal 10 orang dari tiap-tiap desa.

“Dengan demikian pada akhir tahun mendatang ada 2.540 orang tenaga kompeten yang dihasilkan melalui BLK Lombok Timur ini,” terang Sukiman.

Dirinya berharap pelatihan seperti yang dibuka pada hari ini dapat terus berlanjut. Kata dia, Kepala Desa tidak perlu ragu memanfaatkan dana desa untuk peningkatan kompetensi SDM, sebab ada payung hukum berupa Perbup. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here