Ketua KSI Kamaruzzaman saat memberikan santunan kepda anak yatim di Masjid At-Taqwa Desa Surabaya yang dihadiri oleh seluruh unsur di Desa Surabaya. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA





Gerbangindonesia, Lotim – Komunitas Semeton Ite (KSI) Desa Surabaya Kecamatan Sakra Timur Lombok Timur memberikan santunan berupa uang dan sembako kepada anak yatim piatu dan orang tua jompo di Masjid At-Taqwa Desa Surabaya.

Ketua KSI Surabaya, Kamaruzzaman mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu dari kegiatan sosial yang kerap dilakukan oleh KSI setiap tahunnya. Namun untuk santunan anak yatim sendiri dilakukan sekali dalam setahun atau setiap bulan Ramadan.

“Biasanya menjelang lebaran seperti ini. Ini kita hajatkan untuk berbagi kebahagian,” terangnya, Sabtu (8/5).

Pria yang juga Korda Lotim AMSI NTB itu menambahkan, dengan adanya santunan tersebut bisa memberikan kebahagiaan bagi anak yatim piatu. Mengingat selama ini anak-anak yang masih lengkap ibu bapaknya ketika menjelang lebaran tiba hiruk pikuk ke tempat-tempat perbelanjaan untuk membeli baju lebaran.

“Ini yang membuat kami tersentuh karena di tengah hiruk pikuknya anak-anak yang lain membeli baju lebaran masih banyak anak-nak yang lain juga membutuhkan,” imbuhnya.

Sedang dana santunan tersebut kata diadari hasil iuran anggota KSI, Baznas Lotim dan para donatur lainnya. Adapun santunan tersebut dibagikan kepada 71 anak yatim dan piatu.

“Terimakasih kepda para donatur yang sudah memberikan donasinya, terutama untuk Baznas semoga kedepan lebih besar lagi memberikan bantuan untuk kegiatan-kegiatan sosial seperti ini,” harapnya.

Sementara itu kepala Desa Surabaya Rifai Fajrin menambahkan, pemerintah desa sangat mengapresiasi acara tersebut. Ia meyebutkan, dengan adanya acara tersebut pemerintah desa sangat terbantu sekali terlebih ditengah situasi pandemi saat ini.

“Keberadaan teman-teman ini bisa mejadi support bagi kami dan dengan kegiatan seperti sangat membantu pemerintah dan membantu masyarakat,” ucapnya.

Dirinya berharap kepda anak-anak yang mendapatkan santunan tersebut untuk bisa digunakan dengan sebaik-baiknya atau membeli perlengkapan lebaran.

“Jangan gunakan santunan ini untuk membeli mercon atau hal-hal yang tidak bermanfaat. Silakan beli sendal baju atau perlengkapan lebaran lainnya,” pesannya.

Dirinya juga berharap, kedepan kegiatan tersebut bisa dilakukan lebih besar lagi dan bisa menyasar lebih banyak lagi masyarakat terutama orang tua jompo, lansia dan anak yatim piatu di Desa Surabaya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here